Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN yang menguyur Kalimantan Selatan (Kalsel) membantu petugas untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, R Suria Fadliansyah, dalam laporannya, Selasa (6/6) menyebutkan tidak ada titik api dan karhutla, pada Senin (5/6), karena pengaruh turunnya hujan di sejumlah wilayah.
"Hujan telah membantu upaya penanganan karhutla di lapangan," tutur Suria.
Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi turun di sejumlah wilayah, termasuk daerah-daerah rawan karhutla. Sayangnya hujan disertai angin kencang itu membawa dampak buruk. Sejumlah pohon tumbang dan merusak empat rumah warga di Kecamatan Kelumpang dan Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Baca juga: Kalteng Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla Selama 6 Bulan
Hingga kini BPBD Kalsel belum merilis perkembangan terkini titik api maupun luas karhutla di Kalsel, dengan alasan menunggu koordinasi para pihak terkait dan Kementerian lingkungan hidup dan kehutanan (LHK). Data sementara jumlah titik api di Kalsel sebanyak 940 titik api di mana 248 berada di kawasan hutan.
Pada bagian lain, dampak kemarau sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar mulai kesulitan air bersih. Terkait hal ini BPBD setempat telah menyalurkan bantuan air bersih ke beberapa desa yang kekurangan air bersih.
Baca juga: 700 Titik Panas Terdeteksi, Pemprov Sumsel Terjunkan Dua Helikopter Water Bombing
"Belum ada desa yang mengalami kekeringan, tetapi beberapa desa mulai kesulitan air bersih sehingga BPBD membantu pasokan air bersih secara berkala kepada masyarakat," tutur Sekretaris BPBD Banjar, Azhar. (Z-3)
Titik panas karhutla 2026 naik hampir 3 kali lipat jadi 700 titik. Luas lahan terbakar juga melonjak 20 kali lipat, pemerintah minta daerah siaga.
MUSIM kemarau 2026 diprediksi datang lebih awal pada bulan April-Mei di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Cuaca kering memicu munculnya titik panas (hot spot) di Kalsel.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Wahyu menyebut luas area terbakar pada Juli 2025 mencapai 99.099 hektare, hampir dua kali lipat dibanding 53.973 hektare pada Juli 2023
Walhi Kalsel mencatat deforestasi 146.956 hektare dan dominasi industri ekstraktif memicu krisis ekologi serta konflik ruang hidup di Kalimantan Selatan.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya melakukan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, melalui penggunaan transaksi nontunai seperti QRIS.
TIM Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri menerjunkan tim melakukan pengecekan senjata api (senpi) dinas untuk memastikan kelayakan fisik, kebersihan, hingga fungsi mekanisme.
Pasar terapung yang dihadirkan tidak hanya berfungsi sebagai atraksi wisata visual, tetapi juga sebagai sarana edukasi budaya khas Kalimantan Selatan.
Tingginya intensitas bencana alam dan keterbatasan fiskal berpengaruh pada kinerja pembangunan di daerah Kalimantan Selatan (Kalsel).
Lapas Kelas IIB Banjarbaru menggelar penggeledahan blok dan tes urine bersama APH dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 guna mewujudkan Zero Halinar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved