Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DESA Guci yang terletak di kaki Gunung Slamet bagian utara, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, populer dengan objek wisata pemandian air panasnya.
Daerah ini juga dikenal dengan mitos-mitos yang berkaitan dengan kejadian supranatural.
Sebagai daerah wisata yang kaya akan sejarah dan budaya, Guci juga memiliki beberapa mitos dan cerita rakyat yang menjadi bagian dari kebudayaannya.
Baca juga : 5 Fakta Mengenai Objek Wisata Air Panas Guci di Tegal
Berikut beberapa mitos yang terkenal di Guci.
Konon, dahulu kala terdapat seorang putri cantik bernama Dewi Kandita yang tinggal di Gunung Slamet. Suatu ketika, putri ini jatuh cinta pada seorang pangeran dari kerajaan tetangga. Namun, cintanya ditolak oleh sang pangeran.
Putri ini kemudian memohon kepada Dewa Slamet agar dapat menyatukan dirinya dengan sang pangeran. Dewa Slamet mengabulkan permohonan putri ini dan menciptakan waduk bernama Gajah Mungkur yang dianggap sebagai tempat bertemunya kekasih yang berpisah.
Baca juga : Polres Tegal Dalami Bus Masuk Jurang terkait Ulah Anak Mainkan Rem
Konon, air panas di Guci diyakini memiliki kekuatan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit dan menghilangkan rasa sakit.
Selain itu, terdapat juga mitos yang mengatakan bahwa jika mandi di air panas Guci pada malam hari, maka akan mendapat kunjungan dari makhluk halus.
Konon, curug ini dihuni oleh Jin yang menjaga keseimbangan alam sekitar. Menurut cerita, Jin tersebut dapat menampakkan diri sebagai kakek tua yang bertongkat atau gadis cantik yang menari-nari di sekitar air terjun.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Kemendikbud-Ristek mendefinisikan mitos sebagai cerita suatu bangsa tentang dewa dan pahlawan zaman dahulu, mengandung penafsiran tentang asal-usul semesta alam, manusia, dan bangsa tersebut, mengandung arti mendalam yang diungkapkan dengan cara gaib.
Mitos juga diartikan sebagai cerita tentang dewa-dewa dan pahlawan pada masa lalu yang memiliki tafsir dan makna tentang kejadian asal usul manusia.
Yang namanya mitos tentu belum bisa dipastikan kebenarannya. Mengingat lokasi wisata Guci ini berada di dalam kawasan yang rawan kecelakaan maupun kejadian bencana alam, kewaspadaan maupun kehati-hatian pengunjung menjadi hal penting.
Oleh karena itu, wisatawan diharapkan untuk tetap menjaga kebersihan dan kesucian area wisata, serta mematuhi adat dan aturan yang berlaku di sekitar lokasi wisata tersebut. (Z-4)
SEORANG lelaki berinisial AS, 57, yang dikenal sebagai aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sekaligus advokat ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar hotel di Kota Tegal, J
Kisah haru Maliyah, jemaah haji asal Tegal, akhirnya berangkat ke Tanah Suci setelah 14 tahun menunggu. Meski sempat sakit, ia tetap bersyukur bisa menunaikan ibadah haji.
Sebanyak 360 calon jemaah haji (calhaj) Kloter 1 asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan Solo, sebagai tahap awal perjalanan ke Tanah Suci.
Ribuan pelari memadati kawasan Komplek Balai Kota dan Alun-alun Tegal dalam gelaran Tegal City Run (TCR) 2026, Minggu (19/4).
Dalam kurun waktu dua minggu terakhir, jumlah rencana titik SPPG di Kabupaten Tegal bertambah dari 252 menjadi 262 titik.
Toa Pe Kong diarak hingga ke pelabuhan, sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi masyarakat Tionghoa yang telah mengakar kuat di Kota Tegal.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved