360 Calhaj Kloter 1 Kabupaten Tegal Diberangkatkan ke Asrama Haji Donoyudan Solo

Supardji Rasban
21/4/2026 19:04
360 Calhaj Kloter 1 Kabupaten Tegal Diberangkatkan ke Asrama Haji Donoyudan Solo
Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman (pegang bendera hijau) melepas jemaah calhaj asal Kabupaten Tegal.(MI/Supardji Rasban)

SEBANYAK 360 calon jemaah haji (calhaj) Kloter 1 asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan Solo, sebagai tahap awal perjalanan ke Tanah Suci.

Mereka merupakan bagian dari total 1.482 calhaj Kabupaten Tegal tahun 1447 H/2026 M yang terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter). Dari Asrama Haji Donohudan Solo, jemaah calhaj dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji.

Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, berpesan agar seluruh jemaah calhaj menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan rangkaian ibadah.

“Semoga perjalanan lancar serta diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah,” ujar Ischak saat melepas para jemaah calhaj di Pendopo Pemerintah Kabupaten/Pemkab Tegal, Senin (20/4) malam.

Ischak juga mengingatkan pentingnya komunikasi antara jemaah dan petugas, terutama dalam menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci. "Kami telah menyiapkan tim pendamping, termasuk tenaga kesehatan untuk memastikan jemaah memperoleh layanan optimal," jelas Ischak.

Ischak menyebut dengan jumlah jemaah yang cukup besar, kesiapan fisik dan mental menjadi faktor penting dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.  "Kami mengimbau jemaah agar disiplin mengikuti arahan petugas sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan baik," ucap Ischak.

Menurut Ischak, pemberangkatan ini menjadi awal rangkaian perjalanan ibadah haji bagi calhaj Kabupaten Tegal tahun ini. Diharapkan seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

Salah satu jemaah, Misbah, 50, mengaku bersyukur dapat menunaikan ibadah haji tahun ini. Ia berangkat melalui pelimpahan porsi dari orang tuanya yang telah meninggal dunia. “Yang terpenting adalah niat dan tekad. Kami berharap dapat menjalankan ibadah dengan lancar,” ucap Misbah. (E-2)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya