Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KAMPANYE Gerakan Nasional Literasi Digital di Indonesia digagas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi gencar dilaksanakan.
Kali ini program literasi digital nasional sektor pendidikan wilayah Sulawesi yang diikuti 10.143 siswa dari 203 sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kami (13/4).
Kegiatan secara nonton bareng (nobar) ini mengangkat tema “Cakap Digital dengan Bijak Bermain Game,”.
Baca juga: Ratusan Mahasiswa Generasi Z di Jatim Tingkatkan Literasi Digital
Kegiatan ini digelar dengan tujuan meningkatkan tingkat Literasi Digital 50 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2024 menuju Indonesia #MakinCakapDigital.
Tingkat Literasi Masyarakat Indonsia Berada di Level Menengah
Survei Indeks Literasi Digital Nasional yang dilakukan oleh Kemenkominfo dan Katadata Insight Center pada tahun 2021 yang lalu, menunjukkan skor atau tingkat literasi digital masyarakat Indonesia berada di level sedang dengan nilai 3,49 dari 5,00.
Upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman terus digalakkan dengan menyuguhkan empat pilar utama Literasi Digital, yaitu kecakapan digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital.
Baca juga: Media Sosial Beri Ruang Berekspresi Bebas Tapi Miliki Batasan
Kali ini program #literasidigitalkominfo menampilkan sejumlah narasumber, di mana narasumber pertama yakni Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Drs. La Besse, membawakan materi Budaya Digital.
Kesantunan dan Kesantunan Menipis
Menurut La Besse, kesopanan dan kesantunan menipis akibat digitalisasi, sehingga perlu diimbangi dengan pendidikan tiga kecerdasan, yaitu kecerdasan intelektual, sosial, dan spiritual.
Dan tambahnya, dengan menjadikan pula Pancasila sebagai landasan kecakapan digital dalam kehidupan berbudaya, berbangsa, dan bernegara.
“Pancasila sebagai landasan kecakapan digital dalam kehidupan berbudaya, berbangsa, dan bernegara," ujarnya.
Baca juga: Literasi Digital Mampu Tangkal Hoaks di Dunia Maya
"Selain itu, kita juga perlu mencintai produk dalam negeri dan berpartisipasi dalam kegiatan produktif. Mari kita bangga menggunakan produk dalam negeri mulai dari sepatu, tas, alat tulis, dan lainnya,” jelas La Besse.
Lalu materi terkait Etika Digital disampaikan Aina Masrurin, yang merupakan Manajer Ceritasantri.id dan juga Koordinator Media PW Fatayat NU DIY.
Kecanduan Game Online
Menurut Aina, anak-anak yang kecanduan game online terutama game berbayar dapat berdampak negatif pada akademik dan lingkungan, juga dapat memberatkan secara finansial kepada orang tua.
Sehingga, dijelaskan Aina, perlu ada kontrol dari keluarga terhadap handphonenya maupun kepada sang anak.
“Paparan-paparan yang ada di game online dapat mempengaruhi cara berpikir adik-adik, oleh karena itu perlu dikontrol secara berkala," ujar Aina.
Baca juga: Kemenkominfo Ajak Siswa SD di Kabupaten Bone Beretika di Dunia Digital
"Risiko ekspresionis saat bermain game perlu diwaspadai dan dijelaskan pada adik-adik agar mereka memahami bahwa menang dan kalah adalah hal yang biasa,” ungkapnya.
Sedangkan narasumber ketiga adalah Kaprodi Ilmu Administrasi Publik Fisip Unpar Bandung, Trisno Sakti Hermawanto, S.I.P., MPA.
Ia menyampaikan materi terkait Kecakapan Digital, di mana untuk menjadi cakap dalam bermedia digital, seseorang harus memiliki kemampuan tentang landscape digital, paham aplikasi percakapan dan media sosial, memahami dompet digital serta marketplace dan lainnya.
Dijelaskan Sakti, belajar dapat pula menjadi menyenangkan dengan adanya game edukatif yang dapat membantu pengguna untuk belajar tentang volume bangun ruang, angka, dan alfabet.
“Harus diingat bahwa berlebihan dalam penggunaan game atau hobi tidak baik. Kita dapat mencari mainan edukatif atau membatasi penggunaan game sehari-hari," kata Sakti.
"Selain itu, kita bisa belajar lebih lanjut tentang perangkat keras dan perangkat lunak yang dapat mengembangkan minat kita, serta mampu memilih informasi yang dibutuhkan secara etis dan aman,” jelasnya.
Para peserta berkesempatan mengajukan sejumlah pertanyaan yang dijawab secara langsung pula oleh narasumber pada sesi terakhir webinar, dengan dipandu oleh moderator Indriani Wijaya.
Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital sektor pendidikan dapat diperoleh pada media literasi digital kominfo di info.literasidigital.id atau mengikuti media sosial Literasi Digital Kominfo di Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Literasi Digital Kominfo, dan Youtube @literasidigitalkominfo. (RO/S-4)
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
Google Indonesia melantik 2.000 mahasiswa GSA 2026 dari 81.000 pendaftar. Program ini bertujuan memperkuat literasi digital dan penggunaan AI di kampus.
Perlunya pengawasan orang tua, kesehatan, serta literasi digital anak di era teknologi.
Studi terbaru mengungkap menurunnya penggunaan internet pada lansia bukan sekadar masalah fisik, melainkan pilihan sadar dan faktor kognitif.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
Dari sekadar mengunggah foto, Mama Redha bahkan kini menjual hasil tangkapan laut melalui TikTok Live, dan aktif sebagai streamer.
Surat edaran tersebut telah diterima seluruh sekolah dan langsung berlaku sejak diterbitkan.
Abdul Mu'ti menekankan bahwa kegiatan seperti Model United Nations memiliki peran strategis dalam membentuk generasi masa depan Indonesia yang siap menghadapi tantangan global.
Keterlibatan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (Dudika) menjadi faktor penentu dalam memastikan standar kompetensi lulusan.
Sebanyak 72 siswa Jakarta masih dirawat akibat dugaan keracunan. Pemprov DKI pastikan penanganan optimal dan evaluasi menyeluruh.
Tradisi halal bihalal untuk saling memaafkan antara siswa dan guru digelar pada hari pertama masuk sekolah setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Setelah putusan etik ditetapkan, pelaku akan langsung dikembalikan ke wilayah hukum Polres Tual untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum pidana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved