Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo, memastikan stok ketersediaan beras di wilayahnya aman untuk masyarakat dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Ganjar juga menyebut pendistribusiannya lancar.
Hal itu disampaikan Ganjar usai mengikuti rapat koordinasi penanganan bencana bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala BMKG Dwikorta Karnawati dan jajaran forkopimda seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.
"Rata-rata karena persiapan logistik di kabupaten dan kota masih cukup, bahkan BULOG tadi menyampaikan cadangan beras pemerintah untuk kondisi seperti ini semua siap," kata Ganjar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, kemarin.
Untuk para pengungsi di beberapa daerah yang masih terdampak bencana banjir, Ganjar juga menjelaskan bahwa persediaan logistiknya aman dan siap didistribusikan ke pengungsi.
Ganjar mengatakan, perencanaan penanganan bencana, khususnya banjir yang melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah telah dilakukan dan berjalan dengan lancar. Mulai dari koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah di kabupaten dan kota.
Bahkan, pemerintah pusat melalui BNPB langsung menyalurkan bantuan tunai, bantuan sosial hingga bantuan peralatan siaga bencana ke Jawa Tengah.
"Bahkan tadi dapat bantuan (dari BNPB). Maka tidak ada alasan lagi kita kurang karena persiapan logistik di kabupaten kota masih cukup," ucap Ganjar.
Adapun bantuan diberikan untuk 13 kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang menetapkan status tanggap darurat. BNPB menyerahkan bantuan tunai Rp250 juta kepada masing-masing kabupaten dan kota, dan juga bantuan logistik makanan seperti beras, mie dan gula senilai Rp100 juta. Lalu untuk Pemprov Jateng, BNPB memberikan bantuan Rp1 miliar untuk pengendalian banjir.
Lalu BNPB juga menyiapkan perahu karet, pompa penyedot air dan dapur lapangan untuk disiagakan di titik-titik banjir agar dapat dipergunakan oleh masyarakat.
Dengan adanya bantuan-bantuan tersebut, Ganjar menegaskan bahwa kebutuhan logistik untuk beberapa hari ke depan terjamin, hanya butuh waktu untuk pendistribusiannya hingga sampai ke masyarakat.
"Sebenarnya semuanya sudah siap, tinggal dieksekusi dengan cepat. Sektor subsektornya mesti siap-siap, yang transportasi yang urus sungai, urus jalan, urus listrik termasuk BBM kita coba selesaikan. Maka ini cara-cara kita secara lengkap untuk membantu masyarakat," ujar Ganjar. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Masih Terendam Banjir Setinggi Satu Meter, Pantura Semarang Lumpuh
BADAN Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya memastikan pasokan beras ibu kota dalam kondisi aman.
Swasembada yang berhasil diraih Indonesia saat ini merupakan strategi yang sejak awal dirancanG oleh para pendahulu mulai dari Presiden Soekarno hingga saat ini Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai dampak fenomena El Nino terhadap sektor di luar pertanian relatif terbatas.
Ketegangan geopolitik global yang dipicu konflik di Timur Tengah terus mempertebal kekhawatiran dunia terhadap stabilitas pangan.
Kementerian Pertanian menyebutkan stok cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog stabil, saat ini mencapai 4,5 juta ton.
Perum Bulog mencatat realisasi serapan beras yang signifikan pada awal tahun ini. Hingga 5 April 2026, total beras yang berhasil diserap telah mencapai 1,7 juta ton.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved