Menteri PPN Sebut Swasembada yang Diraih Indonesia Bukan Kebetulan

Naufal Zuhdi
27/4/2026 20:45
Menteri PPN Sebut Swasembada yang Diraih Indonesia Bukan Kebetulan
Ilustrasi(MI/Naufal Zuhdi)

MENTERI Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy menyatakan bahwa swasembada yang diraih oleh Indonesia saat ini bukan sebuah hal yang terjadi secara kebetulan ataupun tiba-tiba. Swasembada yang berhasil diraih Indonesia saat ini merupakan strategi yang sejak awal dirancang oleh para pendahulu mulai dari Presiden Soekarno hingga saat ini Presiden Prabowo Subianto.

“Mulai dari Presiden Soekarno, presiden selanjutnya, Presiden, Soeharto, dan terakhir Presiden Prabowo adalah salah satu yang menyebabkan pertanian kita berkelanjutan,” tuturnya di acara Sarasehan ke-53 Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (27/4).

Dirinya pun menyinggung persoalan geopolitik global yang saat ini terjadi. Ketika seluruh negara mendapat kesulitan karena masalah pangan maupun masalah energi, Rachmat menyebut bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang tidak kesulitan di bidang pangan, energi, dan air. 

“Ini bukan semata-mata karena kebetulan. Ini hasil rancangan yang dibuat barangkali sejak Bapak Presiden masih usianya belasan tahun. Kami baru menemukan dokumen bagaimana seorang remaja usia 17 tahun sudah memikirkan bahwa petani perlu pupuk, petani perlu irigasi, petani perlu hasil kerjanya dihargai. Karena itu ketika beliau didaulat menjadi Ketua Umum HKTI, pertama-tama yang dipikirkan pupuk, irigasi, benih, dan yang paling penting harga yang layak,” bebernya.

Rachmat memandang, salah satu alasan Indonesia saat ini berhasil mencapai swasembada tidak terlepas dari kebijakan Presiden Prabowo yang menerapkan strategi agar produksi petani yang meningkat dan diikuti dengan jaminan harga yang baik serta jaminan harga jual yang baik. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya