Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN petani memeriahkan acara Fun Farmers Day Ekspose Pertanian Lembang yang diadakan di lapangan Desa Langensari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (29/12).
Ajang yang baru pertama kali gelar ini sebagai upaya para petani memamerkan atau gelar produk hasil pertaniannya sekaligus memperkenalkan Lembang sebagai daerah penghasil sayuran berkualitas.
"Kita kemas secara fun atau bahagia bahwa Lembang kaya sumber daya alam (pertanian). Festival pertanian diikuti ratusan kelompok tani dari setiap desa di Kecamatan Lembang," kata Koordinator Penyuluh Pertanian Lembang, W Darwin, di Lembang, Kamis.
Dia mengatakan, terdapat kurang lebih 2 ribu produk aneka hasil pertanian dipamerkan dalam Fun Farmers Day. Adapun tujuan ke depan, pihaknya menginginkan sektor pertanian menjadi bagian dari budaya dan pariwisata.
Disinggung alasan mengapa Fun Farmers Day diselenggarakan menjelang tahun baru, karena pihaknya ingin memperkenalkan kepada masyarakat luas bahwa Lembang memiliki tradisi festival pertanian.
Baca juga: Kota Solo Gelar 14 Panggung Hiburan pada Malam Pergantian Tahun
"Jadi secara tidak sadar kita membantu pemerintah sebenarnya, dengan adanya kegiatan ini hotel menjadi ramai, pedagang ramai, restoran dan tempat wisata juga ikutan ramai," ujarnya.
Lebih jauh, saat ini luas lahan pertanian di Lembang sekitar 4.300 hektare yang ditanami komoditas sayuran, kopi dan bunga. Jika melihat total luasan wilayah, 50% lahan pertanian di Lembang masih terlindungi atau belum terganggu sektor lainnya seperti pariwisata.
"Selama kita ada koordinasi, kolaborasi, justru harusnya bisa saling menguntungkan. Karena dengan adanya pariwisata menjadi daya dorong
pertumbuhan ekonomi, yang penting ditunjang kebijakan jangan sampai lahan produktif terganggu tempat wisata," jelasnya.
Salah seorang petani asal Desa Cikidang, Herman, 42, mengaku ajang ini sebagai momen silaturahmi dengan sesama petani lainnya. Selain itu, kesempatan ini pun dimanfaatkan petani kecil seperti dirinya untuk berkeluh kesah tentang kesejahteraan petani.
"Masalah petani itu banyak, termasuk soal kesejahteraan. Tetapi kita tetap bersyukur atas apa yang telah kita dapatkan selama ini," ucap Herman yang sudah 20 tahun menekuni bidang pertanian. (OL-16)
Program Mudik ke Jakarta yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat respons positif dan dinilai memberi dampak nyata bagi para mitra selama periode Lebaran 2026
KBRI Warsawa sukses gelar FamTrip 2026 untuk tour operator Polandia guna promosikan destinasi Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta sebagai pasar potensial Eropa.
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
PT Pelangi Hotel Internasional (PHI Group) memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Grand Honors 2026.
Dewan Pakar Pariwisata Taufan Rahmadi menekankan pentingnya destinasi alternatif di Labuan Bajo untuk cegah overtourism dan menjaga ekosistem Komodo.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved