Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat segera memberlakukan siaga darurat bencana hidrometeorologi. Saat ini, peningkatan status bencana masih menunggu arahan Pemprov Jabar dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
"Untuk status kita menunggu arahan pemerintah provinsi. Intinya kita siap siaga menghadapi bencana hidrometeorologi," kata Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat, Duddy Prabowo, Senin (10/10).
Dia menerangkan, kenaikan status dalam menghadapi musim penghujan yang berpotensi terjadinya bencana alam. Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, longsor hingga puting beliung menjadi ancaman di sejumlah wilayah Bandung Barat. "Frekuensi paling banyak itu longsor dan potensinya merata di hampir semua wilayah baik utara maupun selatan," terang Duddy.
Dalam rangka persiapan, BPBD akan menggelar apel kesiapsiagaan dalam waktu dekat sehingga para personel dapat disiagakan 24 jam agar memantau setiap potensi bencana yang terjadi. Untuk kebutuhan logistik, lanjut dia, dipastikan masih aman dan mencukupi.
Akan tetapi, rencananya ke depannya akan dilakukan pengadaan melalui anggaran perubahan. "Personel akan kita bagi dua shift, jika diterima laporan maka kita bisa langsung bergerak cepat," ujarnya.
Berdasarkan rekapitulasi, BPBD Bandung Barat mencatat ada enam peristiwa bencana alam di sejak Jumat (7/10). Paling dominan adalah tanah longsor seperti yang terjadi di Kecamatan Rongga dan di Cikalongwetan menelan korban satu orang meninggal dunia.
"Untuk mencegah jatuhnya korban, kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan meningkatkan kesiagaan, khususnya bagi yang tinggal di kawasan rawan bencana alam," jelasnya.
Sementara itu, Pemkot Cimahi belum berencana meningkatkan status kebencanaan. Seperti diketahui, di wilayah ini bencana paling dominan adalah banjir yang biasa menyerang akibat intensitas hujan.
"Sampai saat ini belum ada rencana peningkatan status. Kita masih menunggu kondisi di lapangan seperti apa," jelas Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fitriandy Kurniawan. (OL-15)
BERBAGAI langkah antisipatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak kemarau.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur mencatat selama periode 2022 hingga 2025, sekitar 92-97% kejadian bencana di Jawa Timur merupakan bencana hidrometeorologi.
BMKG peringatkan cuaca ekstrem di 7 wilayah Jawa Tengah dan ancaman banjir rob setinggi 1 meter di pesisir Pantura pada Sabtu, 25 April 2026.
BMKG peringatkan cuaca ekstrem di 22 daerah Jawa Tengah hari ini. Waspada hujan lebat, angin kencang, serta banjir rob di pesisir utara (Pantura).
MASYARAKAT di Kabupaten Bekasi diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, meski wilayah itu diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada April hingga Juni 2026.
BENCANA hidrometeorologi masih menjadi ancaman Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
BENCANA banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat (Sumbar) menelan korban jiwa. Dua orang warga dilaporkan hanyut terseret arus deras.
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved