Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TENTARA Nasional Indonesia adalah bagian dari rakyat. Karena itu sudah menjadi tugas dan kewajiban mereka untuk senantiasa membantu dan melindungi rakyat Indonesia.
Hal itulah yang dilakukan Pos Titigi Satgas Kodim Yonif Para Raider 328/Dirgahayu. Mereka berupaya membantu kesulitan rakyat di sekeliling dengan membantu membenahi organisasi kampung dan juga berbagi ilmu penyuluhan kesehatan dan pengobatan massal kepada masyarakat Kampung Titigi, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.
Untuk diketahui Kampung Titigi terletak di Distrik Hitadipa Kabupaten Intan Jaya, Papua. Tempat itu berada jauh dari keramaian masyarakat Kota Sugapa, dengan jarak kurang lebih 6 km dari kampung Titigi. Fasilitas ojek yang tidak ada setiap saat menyebabkan masyarakat harus berjalan kaki menuju Kota Sugapa. Selain itu juga tingkat kerawanan yang ada di wilayah ini menyebabkan masyarakat pendatang takut untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari.
“Satgas Kodim Yonif Para Raider 328/Dirgahayu terus berupaya untuk melakukan berbagai tindakan yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat Intan Jaya, Papua,” ujar Dansatgas Kodim Yonif Para Raider 328/Dirgahayu Letkol Inf Vicky Heru Harsanto.
Kegiatan, kata dia berjalan dengan aman dan lancar. Masyarakat Kampung Titigi sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka gembira karena selama ini mereka harus jauh untuk berobat namun dengan adanya bantuan dari Pos Titigi mereka dapat berobat langsung.
Masyarakat merasa terbantu dan berterima kasih atas diadakannya kegiatan penyuluhan kesehatan dan pengobatan massal serta membantu membenahi organisasi kampung. "Terima kasih atas bantuan Satgas 328 kami sangat terbantu, Amakanie," kata Otto Muzizau Kepala Kampung Titigi. (RO/A-1)
Serangan terhadap personel yang menjalankan mandat tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan internasional yang berlaku.
zat kimia yang digunakan empat oknum prajurit TNI untuk menyerang Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yakni campuran air aki bekas dan pembersih karat
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Pihaknya telah melakukan serangkaian langkah sejak pertengahan Maret untuk mendalami kasus tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved