Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISARIS Besar (Kombes) Aloysius Supriyadi resmi digantikan oleh Kombes Hengki yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Hukum Divkum Polri.
Proses pisah sambut pergantian pucuk pimpinan kepolisian di Kota Bekasi itu berlangsung di Markas Polres Metro Bekasi Kota gedung baru di Jalan Pangeran Jayakarta, Medan Satria, Selasa (4/1) petang.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi hadir bersama Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Ketua DPRD Chairuman Juwonoputro beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dandim 0507 Bekasi, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Ketua Pengadilan Kota Bekasi, Kepala Pengadilan Agama Kota Bekasi dan para tamu undangan.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan sinergitas Kombes Aloysius Supriyadi selalu menjadi momen kenyamanan dalam menjaga Kota Bekasi bersama Dandim dan Muspida lainnya.
"Saya berharap saat di jabatan baru bisa selalu melakukan koordinasi terbaik dengan atasan maupun bawahannya. Selamat melanjutkan sekolah untuk Sesko dan semoga selalu menjadi yang terbaik dimanapun ditempatkan," kata Rahmat.
Rahmat juga mengungkapkan kepada Kapolres Metro Bekasi Kota yang baru menjabat Kombes Hengki agar bisa terus bersinergi dan koordinasi dalam menjaga Kota Bekasi untuk sebuah kenyamanan dan keamanan.
"Pastinya terwujudnya visi misi Kota Bekasi dan bersama Forkopimda berjalan dengan baik," ujarnya.
Sementara Kombes Aloysius Supriyadi mengatakan terima kasih atas kerja sama yang baik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang saat ini Polres telah dibangunkan gedung baru untuk Mapolres Metro Bekasi Kota.
"Saat menjabat saya sangat nyaman tinggal di kota yang penuh pluralisme ini. Dan koordinasi terbaik dari semua Forkopimda Kota Bekasi," ungkapnya.
Aloysius juga mengucapkan permintaan maaf kepada para anggota Polres Metro Bekasi Kota apabila ada kesalahan selama masa menjabat.
Adapun Kombes Hengki yang baru saja menerima jabatan sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota yang baru, memberikan apresiasi kepada Kapolres sebelumnya dan akan melanjutkan program-program terbaik selama menjabat.
"Saya berharap bantuan dan dukungan penuh dari semua elemen," ujarnya.
Kapolres menambahkan rencana program pertama yakni membentuk sebuah kedisiplinan dalam satuan kerja masing-masing.
"Saya akan meningkatkan komitmen kedisiplinan, komitmen loyalitas, dan menginginkan setiap ada laporan masyarakat harus ditindaklanjuti dengan cepat agar kepercayaan masyarakat tinggi," pungkasnya.(RK/OL-09)
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
KAKORLANTAS Polri memastikan akan melakukan evaluasi terhadap perusahaan taksi listrik hijau atau Green SM menyusul kecelakaan kereta KRL di Bekasi Timur, Senin (27/4)
Barisan Rakyat Cinta TNI (BRCT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mahkamah Konstitusi di Jakarta pada Rabu (22/4).
Polri mengungkap berbagai modus haji ilegal yang merugikan jemaah, mulai dari penyalahgunaan visa hingga skema ponzi. Simak detail lengkapnya di sini.
Kepercayaan penuh yang diberikan Presiden Prabowo kepada Kapolri Listyo Sigit merupakan fondasi yang kuat bagi operasionalisasi agenda anti-penyelundupan.
TS alias Ki Bedil ditangkap oleh Satresmob Bareskrim Polri terkait penjualan senjata api ilegal di Jawa Barat. Ki Bedil menjual senjata api ilegal selama 20 tahun. fakta-fakta soal Ki Bedil
Modus pertama melibatkan pengoplosan dan konversi ilegal, di mana isi LPG 3 kg bersubsidi dipindahkan ke tabung nonsubsidi untuk dijual dengan harga pasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved