Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NasDem tidak berhenti memberikan kontribusi kepada seluruh lapisan
warga negara Indonesia. Hari ini, Senin (4/10), DPW Partai NasDem Jatim berupaya memperjuangkan hak anak-anak negeri yang berkebutuhan khusus.
Melalu kegiatan seminar yang berjudul "Parenting Anak Berkebutuhan
Khusus (ABK)", yang digelar di gedung DPW NasDem Jatim, diharapkan bisa
menjadi solusi bagi mereka.
Ketua DPW NasDem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi mengatakan, pentingnya
kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Partai NasDem sebagai
pendamping dari anak negeri berkebutuhan khusus. Salah satunya adalah
dengan mendorong adanya perda disabilitas untuk anak berkebutuhan
khusus, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Harapannya, ke depan akan muncul sebuah peraturan yang lebih tinggi.
"Makanya, kita tidak akan berhenti pada sebuah kegiatan seminar saja.
Ini bagian dari tahapan-tahapan kita untuk membedah dan memperjuangkan
persoalan anak negeri," kata perempuan yang akrab dipanggil Bunda Janet
di Surabaya, kemarin.
Menurut dia, jumlah anak negeri yang berkebutuhan khusus, mungkin terbilang sedikit. Tetapi, jumlah yang sedikit itu bukan berarti mereka tidak punya hak yang sama.
Oleh sebab itu, kata Janet, tujuan utama dari kegiatan ini adalah
mewujudkan keadilan sosial bagi mereka.
Sebenarnya, Partai NasDem sudah mengawali perjuangan ini sejak 2012 di Kabupaten Kediri. Salah satunya telah melakukan pendampingan
sekaligus memberikan fasilitas pada sebuah komunitas, termasuk
legalitasnya secara hukum.
Hingga kini, NasDem masih terus melakukan komunikasi intensif sebagai mitra perkumpulan.
Sementara itu, menurut Ketua DPD Kabupaten Kediri, Lutfi Mahmudiono, baru-baru ini mereka juga mengambil inisiatif untuk memperjuangkan perda disabilitas.
Prioritas pembangunan
Dalam seminar itu, hadir sebagai pembicara utama, Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP Partai Nasdem, Amelia Anggraeni. Ia mengatakan kegiatan ini juga bukan hanya sekedar bicara tentang isu anak berkebutuhan khusus.
Tetapi, esensi lainnya adalah tentang sebuah toleransi, serta masalah
sosial kemasyarakatan. "Bukan hanya sekedar isu belaka. Tapi, kami sangat menginginkan, ke depan akan ada harapan peningkatan hidup teman-teman berkebutuhan khusus secara bermartabat," ungkapnya.
Ditambahkannya, bahwa isu disabilitas dan anak-anak negeri berkebutuhan
khusus, sudah waktunya menjadi prioritas dalam pembangunan.
Hal yang sama dikatakan Anggiasari Puji Aryatie, salah satu penyandang
disabilitas dari Partai Nasdem yang kini menjadi Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI. Ia berharap agar isu-isu disabilitas dan anak berkebutuhan khusus bisa didengar lebih banyak orang.
"Penyandang disabilitas, anak berkebutuhan khusus bukanlah orang-orang
'kelas dua'. Kebutuhan mereka sebagai warga negara, juga wajib diperhatikan agar hak-haknya dipenuhi," tegas Anggiasari
Sebagai penyandang disabilitas, Anggiansari pernah merasakan betul
sulitnya memperjuangkan hak-hak masyarakat. Oleh sebab itu, harus ada
kebijakan-kebijakan bagi para penyandang disabilitas, khususnya
anak-anak berkebutuhan khusus.
Pemateri lainnya, Ketua Bidang Kesehatan DPP Partai Nasdem, Okky Asokawati, juga ingin mematahkan pandangan negatif terhadap anak berkebutuhan khusus.
Diakuinya, bahwa selama ini seorang anak berkebutuhan khusus susah diterima di masyarakat, bahkan cenderung dikucilkan karena beberapa kekurangannya.
"Padahal setiap anak berkebutuhan khusus itu, juga memiliki kemampuan
yang khusus pula. Oleh sebab itu, harus dikawal oleh orang-orang yang
sangat mengerti apa yang dibutuhkan mereka," ujarnya.
Selain menggelar seminar, DPW Partai NasDem Jatim juga memberikan
bantuan kursi roda terhadap penyandang disabilitas. (N-2)
15.789 peserta termasuk 13 di antaranya penyandang disabilitas mengikuti UTBK SNBT (Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) di Kampus Universitas Gadjah Mada.
UTBK sebanyak 18 sesi itu dilaksanakan di laboratorium komputer di kampus Kentingan, Kampus Mesen, dan Kampus Pabelan.
DUKUNGAN bagi penyandang disabilitas harus terus dikuatkan. Hal itu dapat dilakukan di antaranya melalui peningkatan kompetensi dan penyediaan ruang serta kesempatan di dunia kerja.
Kegiatan tersebut sebagai upaya peningkatan pemahaman dasar kesehatan kepada Penyandang Disabilitas.
FASE darurat kekerasan terhadap penyandang disabilitas memerlukan langkah konkret bersama dan segera untuk mewujudkan perlindungan bagi seluruh warga negara yang diamanatkan UUD 1945.
Pabrik rokok HS yang berlokasi di Muntilan, Magelang, berkomitmen merangkul penyandang disabilitas sebagai tenaga kerja produktif tanpa persyaratan yang memberatkan.
Video detik-detik truk tertebrak kereta itu pun ramai di media sosial. Dalam tayangan videonya, terlihat satu unit truk fuso mogok tepat di dengah perlintasan rel kereta.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur (Jatim) mulai membahas, dan mematangkan serta mengkaji kebijakan pajak kendaraan listrik.
Pulung Chausar meraih Beritajatim.com Award 2026 sebagai Tokoh Inspiratif Jawa Timur. Inovasinya dalam komunikasi publik dan Prasetya Media Summit jadi sorotan.
Gubernur Jawa Timur Khofifah mengajak kolaborasi nasional menurunkan angka kematian ibu pada Hari Kartini 2026.
KEJATI Jatim menahan kepala dinas ESDM Provinsi Jatim Aris Mukiyono, dan menyita uang tunai Rp2,3 miliar dalam kasus dugaan pungli izin pertambangan di lingkungan Dinas ESDM Jatim.
Pemerintah percepat digitalisasi UMKM sesuai arahan Prabowo. Sebanyak 750 pelaku usaha di Surabaya mulai didorong mengadopsi teknologi digital dan AI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved