Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 12 penyandang disabilitas menjadi bagian dari 26.981 peserta, untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Tahun 2026 yang diselenggarakan Universitas Sebelas Maret ( UNS ) Surakarta, mulai hari ini (Selasa, 21/4/2026) hingga 29 April mendatangn
UTBK sebanyak 18 sesi itu dilaksanakan di laboratorium komputer di kampus Kentingan, Kampus Mesen, dan Kampus Pabelan. " Kami sediakan 54 ruang ujian setiap sesi. Setiap hari terdapat dua sesi,” ujar Rektor UNS, Prof.Dr Hartono dalam jumpa pers di kampus pusat UNS, Selasa (21/4/2026).
Hartono memastikan seluruh perangkat ujian sudah disiapkan secara maksimal. Disediakan 1.500 komputer setiap sesi, serta komputer cadangan di setiap ruang ujian.
Mantan Dirut RS UNS ini menambahkan, prosedur keamanan sudah ditingkatkan untuk mengantisipasi tindak kejahatan, termasuk kemungkinan perjokian.
“Kami sudah tetapkan prosedur pengawasan ujian, sejak awal peserta masuk ujian, pelaksanaan, peserta meninggalkan ruang ujian, hingga pelaporan hasil ujian ke panitia pusat,” ujar Hartono.
Terkait keikutsertaan 12 penyandang disabilitas dalam UTBK 2026, menjadi bukti bahwa UNS sebagai kampus inklusif, selama ini terbuka untuk akses siapapun bagi warga Indonesia, tanpa memandang perbedaan fisik.
"UNS memberikan kesempatan yang sama dan kami pastikan mereka mendapatkan akses sehingga mereka dapat mengikuti ujian seperti peserta ujian lainnya,” imbuh Hartono.
Pada hari pertama UTBK, pimpinan Universitas bersama panitia SNPMB Pusat melakukan monitoring dan evaluasi di seluruh lokasi pelaksanaan ujian. Sesi pertama UTBK di UNS dihadiri 1.478 peserta atau 97,9%.
Terdapat 32 orang atau 2,1% yang berhalangan hadir. “Kami harapkan pelaksanaan berjalan lancar. Dan kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan UTBK di UNS," pungkas Prof Hartonom (H-2)
15.789 peserta termasuk 13 di antaranya penyandang disabilitas mengikuti UTBK SNBT (Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) di Kampus Universitas Gadjah Mada.
DUKUNGAN bagi penyandang disabilitas harus terus dikuatkan. Hal itu dapat dilakukan di antaranya melalui peningkatan kompetensi dan penyediaan ruang serta kesempatan di dunia kerja.
Kegiatan tersebut sebagai upaya peningkatan pemahaman dasar kesehatan kepada Penyandang Disabilitas.
FASE darurat kekerasan terhadap penyandang disabilitas memerlukan langkah konkret bersama dan segera untuk mewujudkan perlindungan bagi seluruh warga negara yang diamanatkan UUD 1945.
Pabrik rokok HS yang berlokasi di Muntilan, Magelang, berkomitmen merangkul penyandang disabilitas sebagai tenaga kerja produktif tanpa persyaratan yang memberatkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved