Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
YOSEF Sudirman Bagu, korban penganiayaan tentara dan polisi di Kampung Siri Mese, Desa Golo Poleng, Kecamatan Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya menerima ajakan untuk berdamai dengan para pelaku.
Perdamaian dilakukan secara adat Manggarai di Mbaru Gendang (rumah adat) Kampung Siri Mese, Sabtu (27/3) malam. Acara dipandu oleh tua gendang Siri Mese Blasius Kase.
Hadir dalam acara tersebut para pihak yang terdiri dari Yosef bersama keluarga, Kepala Desa Golo Poleng Siprianus Mandut, dua personel polisi, lima tentara, dan Vendi, pemuda yang terlibat perkelahian dengan Yosef sebelum ia dianiaya aparat.
Baca juga: Polisi Jaga Sejumlah Tempat Peribadatan di Tasikmalaya
Ritual perdamaian tersebut disaksikan Danramil 1612/08 Macang Pacar Lettu Inf Simon Halek, Pasi Intel Kodim 1612 Manggarai Lettu Inf Valentinus Lanar, Kapolsek Kuwus Ipda Matheos Siok, Camat Ndoso Fransiskus Tote, dan Pastor Paroki Tentang Pater Andreas Bisa, OFM.
Ritual adat perdamaian ditandai dengan pernyataan perdamaian masing-masing pihak, pengucapan 'torok' atau doa adat, penyembelihan hewan kurban, dan penyerahan 'wunis peheng' atau denda adat dari para pelaku kepada pihak korban.
Pihak pelaku menyerahkan wunis peheng berupa satu ekor babi, satu ekor ayam, satu botol tuak, dan uang Rp25 juta.
Dengan adanya perdamaian itu, Yosef bersedia mencabut laporan terkait penganiayaan yang dilakukan aparat terhadap dirinya. Selain itu, laporan terhadap Yosef yang dilakukan Vendi, pemuda yang berkelahi dengan Yosef, pun dicabut.
Yosef menyatakan dirinya rela memaafkan pelaku penganiayaan terhadap dirinya. Ia juga memaafkan perilaku Vendi yang mengganggu kenyamanan sekaligus meminta maaf atas perkelahian yang terjadi antara keduanya.
Ia berharap perdamaian tersebut benar-benar tulus sehingga akan memulihkan kembali relasi yang retak pasca peristiwa yang dialaminya.
"Jika bertemu, jangan ada lagi marah dan benci. Semoga hubungan kita terjalin baik seperti sebelumnya," ujar Yosef.
Pasi Intel Kodim 1612/Manggarai Lettu Inf Valentinus Lanar mengatakan semua yang telah terjadi merupakan kekeliruan. Atas nama anggotanya, Valentinus menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban.
Ia berterima kasih karena para pihak karena bersepakat untuk menyelesaikan persoalan melalui jalur damai secara adat Manggarai. Harapannya, kesalahan serupa tidak terulang lagi dan relasi antara anggotanya dengan warga menjadi lebih baik lagi.
Senada dengan Valentinus, Kapolsek Kuwus Ipda Matheos Siok berharap tidak ada lagi permusuhan antara anggotanya dengan masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk bekerja sama demi terciptanya kondisi yang aman dan damai. (OL-1)
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Polisi ungkap kasus pembunuhan IRT di Hotel Sorake Batu Bara. Pelaku pria 61 tahun nekat mencekik korban karena emosi ajakan kencan ditolak.
Polda Kepri menjatuhkan sanksi PTDH terhadap empat personel berinisial AS, AP, GSP, dan MA atas kasus penganiayaan maut terhadap Bripda NS.
Seorang pria di Purwakarta tewas dianiaya sekelompok preman saat menggelar hajatan anaknya. Korban dipukul bambu karena menolak pungli. Cek kronologinya!
Pesta pernikahan di Purwakarta berubah jadi tragedi. Tuan rumah meninggal dunia usai diduga dianiaya sekelompok preman, polisi buru pelaku.
Polda Babel menetapkan 3 tersangka penganiayaan wartawan TV One dan media online. Pelaku terancam 7 tahun penjara atas pengeroyokan dan intimidasi jurnalis.
MINTA, seorang lelaki paruh baya warga Bayabang RT 001/006 Desa Talaga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia gara-gara labu siam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved