Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK dua pekan terakhir petani sawit di kawasan Kabupaten Aceh Utara, Aceh, riang gembira. Pasalnya harga jual bahan baku minyak goreng itu naik.
Karena itu warga semakin rajin membersihkan kebun mereka. Bahkan petani tidak enggan melakukan pemupukan untuk peningkatan hasil produksi.
Petani sawit di Desa Matang Peusangan, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Teungku Zakaria, kepada Media Indonesia, Senin (15/3), mengatakan, harga sawit TBS (tandan buah segar) dari dua pekan lalu Rp1.500 per kg (kilogram) sekarang naik menjadi Rp1.800 per kg.
"Sudah dua pekan terakhir harga jual dari petani ke tengkulak Rp1.800 per kg. Kalau berkisar Rp1.000 sudah lumayan untuk biaya produksi. Tapi dengan harga yang sudah mencapai Rp1.800 per kg, cukup mengembirakan dan sudah lumayan keuntungannya," kata Teungku Zakaria.
Apalagi sejak 2020 hingga akhir Februari 2021 baru kali ini harga sawit tandan buah segar tembus mencapai Rp1.800 per kg. Sepanjang 2020 selalu harganya di bawah Rp 1.500 per kg. Bahkan harganya sempat terjun pada level paling rendah yaitu Rp700 per kg.
Baru awal Maret ini harganya melonjak yang berpihak kepada petani. Harga seperti ini perlu dijaga dan diawasi bersama, terutama lembaga pemerintah terkait. Kondisi yang sudah menguntungkan petani ini jangan sampai terkotori oleh pengusaha besar atau mafia pasar bahan CPO.
"Kalau harga sekarang 1.800 per kg dari penjualan petani ke tengkulak atau pengumpul, ini sudah lumayan. Dalam dua pekan (dua kali petik) saja bisa memperoleh hasil sekitar Rp3 juta per ha kebun sawit. Kalau sebulan saja sudah bisa mencapai Rp6 juta per ha kebun sawit," tutur Teungku Zakaria.
Lahan sawit milik warga Aceh Utara di antaranya tersebar di Kecamatan Pirak Timu, Paya Bakong, Cot Girek, Tanah Luas, dan Matangkuli. Karena curah hujan tergolong tinggi di kawasan setempat, petani sampai menanam sawit di lahan kebun perbukitan, lahan dekat perkampungan penduduk, bahkan sampai di sekitar pekarangan rumah warga. (OL-14)
Dengan mengelola lebih dari 40 persen total luas perkebunan sawit nasional, petani tidak lagi cukup hanya berperan sebagai produsen bahan baku. Mereka perlu didorong untuk naik kelas.
Industri kelapa sawit turut memberikan multiplier effect positif terhadap perekonomian daerah serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani, pelaku UMKM, hingga masyarakat.
Implementasi program tersebut diwujudkan melalui pelatihan dan pendidikan teknis serta dukungan terhadap penelitian dan pemberian beasiswa di bidang kelapa sawit.
Lebih dari empat dekade sejak introduksi serangga penyerbuk pertama pada 1982, industri kelapa sawit Indonesia kembali memasuki babak baru melalui penguatan inovasi berbasis sains.
Penyebab karamnya KM Berkah Utama II diduga akibat kelebihan muatan. Saat berlayar, KM Berkah Utama II dilaporkan memuat sekitar 40 ton tanda buah segar (TBS).
Presiden Prabowo Subianto umumkan investasi besar untuk pembangunan kilang pengolahan avtur dari kelapa sawit dan minyak jelantah demi swasembada energi.
Polresta Banda Aceh menangkap terduga pelaku penganiayaan balita di Daycare Baby Preneur. Kasus terungkap setelah rekaman CCTV viral di media sosial.
TIGA pendulang emas tradisional di aliran sungai kawasan Cot Kuala, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, Aceh, hanyut terbawa arus besar.
Pertemuan ini bukan sekadar pertemuan. Ini adalah pertemuan rasa, pertemuan hati, dan pertemuan sejarah
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem menyatakan bahwa upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh membutuhkan dukungan besar dari pemerintah pusat.
Program Amanah luncurkan Future Leaders Bootcamp di Aceh Besar untuk mencetak generasi unggul melalui kewirausahaan dan kepemimpinan berkarakter.
Saat menjadi narasumber pada seminar itu, Ahmad Luthfi membeberkan sejumlah praktik baik yang sudah dilakukan di Provinsi Jawa Tengah selama ia memimpin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved