Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI pihak mempertanyakan surat Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), perihal meminta manajemen Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh supaya menunda rencana pengosongan rumah dinas yang masih ditempati para keluarga dosen, di komplek Kopelma (Kota Pelajar/Mahasiswa) setempat.
Padahal USK telah menyurati keluarga mantan dosen harus segera keluar rumah dinas hingga batas waktu akhir Maret 2021. USK segera akan membangun gedung baru di lokasi rumah dinas tersebut.
Surat dari DPRA itu diteken oleh Ketua Dahlan Jamaluddin dan dilayangkan kepada Rektor USK Samsul Rizal Jumat (26/2). Surat campur tangan dewan terhormat terhadap lembaga vertikal itu dianggap mengusik rencana pembangunan gedung baru FKIP (Fakultas Ilmu Kependidikan) dan Rumah Sakit Pendidikan di lahan milik USK. Ini juga berpengaruh terhadap proses laju pergerakan kemandirian kampus ke arah lebih baik sebagaimana tuntutan zaman.
Protes isi surat yang dinilai melampaui kewenangan tersebut bukan saja dari kalangan pemerhati masalah pendidikan dan tokoh cendikia di Serambi Mekkah tetapi juga anggota DPRA. Khairil Syahrial Ketua Komisi III DPRA, membidangi Keuangan, Kekayaan Aceh dan Investasi,
Ia mengaku heran mengapa sebagian anggota dewan termasuk Ketua semudahnya terpengahuh dengan keterangan para keluarga mantan dosen saat mendatangi gedung dewan pekan lalu. Sehingga secepatnya melayangkan surat kepada pihak Universitas Syiah Kuala.
"Saat pertemuan dengan dewan memang ada diantara keluaga mantan dosen itu yang menangis minta perhatian kami. Herannya ada anggota dewan juga ikut meneteskan air mata mendengar keluhan mereka. Tapi saya tidak, karena sebelumnya sudah ada masukan dari pihak lain bahwa rumah-rumah dinas itusudah disalah fungsikan," kata Khairil Syahrial kepada mediaindonesia.com, Minggu (28/2).
Dikatakan Khairil Syahrial, dirinya tidak ikut bertanggung jawab terhadap surat DPRA terkait meminta penundaan pengosongan rumah dinas itu. Apalagi sampai mencampuri soal penertiban di ruang lingkup lembaga USK.
"Saya tidak tidak simpati, apalagi setelah terungkap ada mertua seorang anggota dewan yang keluarga mantan dosen juga harus ikut tergusur dari Kopelma USK. Itu untuk pentingan ribuan generasi kita jangan sampai salah kaprah demi maksud yang sangat kecil" tambah Khairil.
Ketua IKA (Ikatan Keluarga Alumni) Universitas Syiah Kuala, Sulaiman Abda mengungkapkan ratusan rumah dinas yang sekarang masih ditempati keluarga mantan dosen sejak puluhan tahun silam,
banyak telah dirubah bentuk seperti tempat tinggal milik pribadi. Tidak sedikit dibangun kamar baru, lalu disewakan sebagai rumah kos mahasiswa.
Ada juga disulap sebagai warung atau dijadikan tempat usaha rumah tangga. Semua ini dilakukan oleh para sanak keluarga mantan dosen secara ilegal tanpa izin Rektorat Universitas Syiah Kuala. Ironisnya di antara mereka yang enggan keluar dari rumah dinas itu terdapat orang-orang terhormat. Apalagi belakangan ini tergolong vokal terhadap berbagai pelanggaran.
"Mudah mudahan semuanya selesai dengan hati sejuk dan pikiran yang bijak. Semua kita bersaudara dan manusia tidak murni dari kekhilafan" pinta mantan wakil ketua DPRA ini.
baca juga: Mantan Dosen Ogah Keluar Dari Rumah Dinas
Sebelumnya DPRA melayan surat bernomor 160/443 ditandatangani oleh Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin, ditujukan kepada Rektor USK Samsul Rizal. Tembusannya ditujukan kepada ubernur Aceh Nova Iriansyah, Pimpinan DPRA, Ketua Komisi III DPRA, Ketua Komisi VI Kepala BPKA (Badan Pengngelolaeuangan dan Aset) dan Koordinator Forum Keluarga Kopelma. (OL-3)
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
Polresta Banda Aceh menangkap terduga pelaku penganiayaan balita di Daycare Baby Preneur. Kasus terungkap setelah rekaman CCTV viral di media sosial.
TIGA pendulang emas tradisional di aliran sungai kawasan Cot Kuala, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, Aceh, hanyut terbawa arus besar.
Pertemuan ini bukan sekadar pertemuan. Ini adalah pertemuan rasa, pertemuan hati, dan pertemuan sejarah
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem menyatakan bahwa upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh membutuhkan dukungan besar dari pemerintah pusat.
Program Amanah luncurkan Future Leaders Bootcamp di Aceh Besar untuk mencetak generasi unggul melalui kewirausahaan dan kepemimpinan berkarakter.
Saat menjadi narasumber pada seminar itu, Ahmad Luthfi membeberkan sejumlah praktik baik yang sudah dilakukan di Provinsi Jawa Tengah selama ia memimpin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved