Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
EKSEKUTIF dan Legislatif di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, hanya menghasilkan lima produk hukum daerah selama masa sidang tiga, Tahun Sidang 2019. Sedangkan secara internal, pimpinan dan anggota DPRD menghasilkan 16 Keputusan Pimpinan dan 21 Keputusan DPRD. Kondisi ini dituding menunjukan buruknya kinerja DPRD.
Sejumlah kalangan menilai, dalam masa sidang ini tidak ada satu pun produk hukum daerah yang menjawab persoalan publik. Seperti antrian BBM setiap hari, proyek mangkrak, sampah, dan persoalan lingkungan.
Namun pihak DPRD menampik tudingan itu. Ketua DPRD Lembata, Petrus Gero mengatakan bahwa waktu yang sangat pendek saat mereka dilantik hingga penetapan APBD 2020 menyebabkan berkurangnya produk hukum yang dihasilkan untuk menjawab persoalan publik.
"Apalagi instruksi Presiden Jokowi agar daerah tidak perlu menambah panjang daftar produk hukum yang tumpang tindih, menyebabkan DPRD lebih selektif menetapkan Perda," ujar Petrus Gero, Senin (13/1).
Paripurna penutupan masa persidangan tiga tahun sidang 2019, Ssekaligus membuka masa persidangan Kesatu Tahun Sidang 2020 dipimpin Ketua DPRD Lembata, Petrus Gero, bersama Wakil Ketua DPRD Lembata, Begu Ibahim. Sidang paripurna ikut dihadiri oleh Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, serta Sekda Paskalis Ola Tapobali.
baca juga: Tentara Ikut Mendampingi Petani Memasuki Musim Tanam
Lima produk hukum daerah yabg dihasilkan adalah Perda Tata Tertib DPRD, Perda Tentang Perubahan APBD Kabupaten Lembata TA 2019, Perda Tentang APBD Kabupaten Lembata TA. 2019, Ranperda Perubahan Atas Perda nomor 3 Tahun 2011 tentang retribusi Jasa umum, dan Ranperda Perubahan Atas Perda Nomor 4 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha. Kedua Ranperda ini dalam tahap finalisasi di Kemendagri. (OL-3)
Pengalaman pemerintahan sebelumnya yang menunjukkan bahwa besarnya dukungan parlemen tidak selalu berbanding lurus dengan efektivitas pemerintahan.
Ambang batas berjenjang sebagai sesuatu yang masih bisa dirumuskan secara fleksibel agar diterima berbagai pihak.
Asror alias Ruben yang juga mantan Wakil Direktur PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) didalami keterkaitannya dengan proyek pengadaan tenaga outsourcing yang berlangsung
KPK mengungkap tingkat kepatuhan LHKPN anggota DPRD hanya 41,22%. Simak alasan mengapa transparansi harta penting untuk melindungi legislator dari fitnah dan konflik kepentingan
Ia menyoroti video yang beredar memperlihatkan kendaraan dinas digunakan di luar konteks pekerjaan, bahkan diduga untuk keperluan keluarga di luar kota.
Pengecekan terhadap kekokohan pohon dan tiang reklame perlu dilakukan secara menyeluruh. Sebab, sejumlah pohon di Kota Bandung dinilai sudah mulai keropos dan rawan tumbang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved