Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN anggota DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2014-2019 Jefri Un Banunaek ditangkap jaksa seusai meninggalkan ruang rapat peripurna DPRD, Selasa (3/9) sekitar pukul 12.30 Wita.
Wakil rakyat asal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia itu sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Proyek Embung Mnela Lete senilai Rp756 juta di Desa Mnle Lete, Kecamatan Amanuban Barat, Timor Tengah Selatan yang dibangun pada 2015.
Jefri menghadiri rapat paripurna pelantikan anggota DPRD periode 2019-2024 yang juga dihadiri gubernur dan wakil gubernur NTT serta unsur Forkompimda.
Di paripurna tersebut, Jefri bersama 40 anggota dewan periode 2014-2019 lainnya harus meninggalkan ruang sidang karena tidak terpilih lagi sebagai anggota DPRD pada Pemilu 2019.
Baca juga: Pulang Liburan Akhir Pekan, Sekeluarga Jadi Korban Kecelakaan
Tujuh jaksa dari Kejaksaan Tinggi NTT sudah menunggu di luar ruangan saat rapat paripurna berlangsung. Begitu Jefri meninggalkan ruangan, dia langsung dikawal menuju gedung ruang komisi yang bersebelahan dengan ruang sidang utama.
Di ruangan itu, Jefri sempat minta izin untuk berganti pakaian, namun tidak diperbolehkan oleh jaksa. "Saya ganti pakaian dulu," kata Jefri. "Nanti saja di kantor," balas seorang jaksa.
Selanjutnya jaksa membawa Jefri yang masih mengenakan jas dan peci meninggalkan ruangan melalu pintu belakang, berjalan kaki menuju kantor Kejaksaaan Tinggi yang berbatasan pagar dengan gedung DPRD. Di kantor Kejaksaan Tinggi, Jefri dibawa ke ruangan bidang intelijen untuk menjalani pemeriksaan.
Kepala Seksi Penkum Kejati NTT Abdul Hakim mengatakan Jefri ditangkap oleh tim gabungan intelijen Kejati NTT dan Kejari Timor Tengah Selatan. "Jefri Un Banunaek diduga melakukan perbuatan melanggar hukum dalam pekerjaan pembuatan embung di Kabupaten Timor Yengah Selatan," ujarnya.
Jefri kemudian dibawa ke Rumah Tahanan Penfui Kupang sekitar pukul 16.00 Wita untuk menjalani penahanan. (X-15)
Palce Amalo
Pengalaman pemerintahan sebelumnya yang menunjukkan bahwa besarnya dukungan parlemen tidak selalu berbanding lurus dengan efektivitas pemerintahan.
Ambang batas berjenjang sebagai sesuatu yang masih bisa dirumuskan secara fleksibel agar diterima berbagai pihak.
Asror alias Ruben yang juga mantan Wakil Direktur PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) didalami keterkaitannya dengan proyek pengadaan tenaga outsourcing yang berlangsung
KPK mengungkap tingkat kepatuhan LHKPN anggota DPRD hanya 41,22%. Simak alasan mengapa transparansi harta penting untuk melindungi legislator dari fitnah dan konflik kepentingan
Ia menyoroti video yang beredar memperlihatkan kendaraan dinas digunakan di luar konteks pekerjaan, bahkan diduga untuk keperluan keluarga di luar kota.
Pengecekan terhadap kekokohan pohon dan tiang reklame perlu dilakukan secara menyeluruh. Sebab, sejumlah pohon di Kota Bandung dinilai sudah mulai keropos dan rawan tumbang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved