Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKERINGAN di Jawa Tengah kian menyulitkan warga. Warga terpaksa mencari air dengan menggali sumur dangkal di sawah-sawah, meskipun bantuan terus dialirkan ke desa yang dilanda kekeringan. Seperti terjadi di beberapa desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah warga semakin kesulitan mencari air bersih. Bahkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Penali-Juwono telah membuat lima sumur bor untuk membantu warga mengatasi kesulitan air bersih. Namun hasilnya tidak semua sumur bor mengeluarkan air.
"Kondisi terparah terjadi di Desa Sendangsuko, Sarimulyo dan beberapa desa di Kecsmatan Winong, Tanjung Sekar, Telogowayu, Paduruan dan Kretek," kata Kepala BPBD Pati, Sanusi Siswoyo, Jumat (30/8).
Kecilnya anggaran yang dimiliki Pemkab Pati untuk mengatasi kekeringan ini, ujar Sanusi menjadikan BPBD Pati terpaksa meminta bantuan ke BPBD Provinsi Jawa Tengah dan CSR dari beberapa perusahaan. Kekeringan di Kabupaten Pati tercatat di 30 desa dengan jumlah penduduk terdampak sebanyak 5.333 jiwa. Sedangkan desa yang mendapat bantuan sebanyak 28 desa. BPBD Jawa Tengah telah menggelontorkan 100 tangki.
baca juga: Kick Andy dan Super Indo Bantu 5 Sekolah di Sulteng
Sementara itu data dari PMI Jawa Tengah menyebutkan hingga akhir Agustus ini tercatat kekeringan telah melanda 21 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Bantuan air bersih sudah didistribusikan ke 359 desa di 133 kecamatan. Total air yang diberikan sebanyak 8,8 juta liter. Untuk menyalurkan air bersih tersebut dikerahkan 1.576 truk tangki dengan melibatkan PMI Jawa Tengah, PMI kabupaten/kota, Dinas PU dan PDAM setempat. Daerah terparah dilanda kekeringan yakni Kabupaten Purbalingga, Wonogiri dan Sragen.
"Sebanyak 348.586 jiwa telah menikmati bantuan air bersih tersebut,� kata Ketua PMI Jawa Tengah, Imam Triyanto. (OL-3)
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
PEMERINTAH Kabupaten Sumedang mulai melakukan mitigasi menghadapi musim kemarau, khususnya terkait dampaknya pada sektor pertanian.
BERBAGAI langkah antisipatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak kemarau.
KEJADIAN bencana hidrometeorologi di Kabupaten Majalengka mulai berkurang.
Iwan menyebut sebagai langkah mitigasi, BPBD Kendal telah menyiapkan 100 tangki air bersih untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
BPBD menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, mulai dari pemetaan wilayah rawan kekeringan hingga kesiapan distribusi bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak.
BUPATI Siak Afni Zulkifli menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Siak dalam mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menghadapi ancaman Super El Nino tahun 2026.
KABUPATEN Indramayu diprakiran memasuki musim kemarau mulai akhir April 2026 ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved