Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan Provinsi Sumatra Selatan meminta masyarakat untuk terapkan pola hidup sehat. Apalagi pada musim kemarau seperti saat ini sangat rentan timbulnya banyak penyakit, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Berdasar data Dinas Kesehatan Sumsel, selama 6 bulan terakhir jumlah penderita ispa di wilayahnya mencapai lebih dari 200 ribu orang.
"Kami sudah mengirim imbauan kepada pemerintah daerah untuk menyiagakan fasilitas pelayanan kesehatan mengantisipasi terjadinya kabut asap menjelang puncak musim kemarau," kata Lesty Nuraini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Kamis (8/8).
Rinciannya, jumlah penderita ispa di seluruh wilayah Sumsel mencapai 274.502 orang periode Januari-Juni 2019. Bulan April menjadi masa paling parah dengan jumlah 54.409 penderita, disusul Maret dengan 54.237 penderita, sebanyak 50.837 penderita pada Februari, Januari 44.142, Mei dengan 40.459 penderita dan 30.418 penderita pada Juni.
Kota Palembang menjadi daerah paling tinggi kasus ispa, dengan jumlah kasus 80.162 orang, 36.871 penderita di Banyuasin, 35.405 penderita di Muara Enim, 21.871 penderita di Musi Banyuasin, 12.098 penderita di Lahat, dan 13.292 di Ogan Komering Ilir. Sementara di Ogan Komering Ulu Timur terdapat 10.969, sebanyak 10.247 di Ogan Ilir, 10.116 penderita di Prabumulih, dan 9.619 penderita di Ogan Komering Ulu.
"Dengan datangnya musim kemarau, potensi kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan terjadinya kabut asap pun akan semakin tinggi. Oleh karena itu kami sudah melakukan sejumlah antisipasi pencegahan dan penanggulangan," kata dia.
Daerah yang paling rawan terdampak oleh kabut asap yakni Palembang, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Lahat.
"Untuk Palembang sebenarnya bukan sumber asap, namun menjadi wilayah paling parah terdampak asap seperti yang terjadi pada 2015 kemarin. Arah angin dari sumber asap yakni di OKI dan Ogan Ilir membawa asap hingga ke Palembang," ujar Lesty.
Untuk langkah pencegahan dan pengendalian, Dinkes Sumsel telah menginstruksikan Dinas Kesehatan kabupaten/kota untuk melakukan langkah-langkah penanggulangan. Seperti meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker apabila bepergian, serta memperbanyak minum air putih.
baca juga: Wadah Daging Kurban Tidak Gunakan Kantong Plastik
"Ispa bukan hanya disebabkan oleh kabut asap, namun virus yang menyerang sistem pernapasan pun bisa menyebabkan ispa. Namun kabut asap yang membawa partikel kebakaran itu akan memperburuk potensi penderita bertambah," kata dia.
Ia menjelaskan, bila terjadi peningkatan kasus penderita ispa, pneumonia,konjungtivitis, dan diare di daerah, pihaknya meminta kepada surveilans kesehatan melakikan langkah-langkah pengendalian dengan cermat. (OL-3)
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
PEMERINTAH Kabupaten Sumedang mulai melakukan mitigasi menghadapi musim kemarau, khususnya terkait dampaknya pada sektor pertanian.
BERBAGAI langkah antisipatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak kemarau.
KEJADIAN bencana hidrometeorologi di Kabupaten Majalengka mulai berkurang.
Iwan menyebut sebagai langkah mitigasi, BPBD Kendal telah menyiapkan 100 tangki air bersih untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ilmuwan Penn State berhasil membuktikan teori seabad lalu, puncak pohon mengeluarkan cahaya redup saat badai yang mampu membersihkan polusi udara.
Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan menggelar uji emisi kendaraan di kawasan Terminal Blok M, Jakarta.
MEMASUKI periode musim kemarau 2026, ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla serta penurunan kualitas udara kembali meningkat di berbagai wilayah Indonesia. BMKG inagatkan polusi
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Aktivitas membakar sampah merupakan salah satu pemicu utama memburuknya polusi di Ibu Kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved