Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKERINGAN ekstrim mulai terasa di beberapa daerah di Jawa Tengah. Selain kekurangan air bersih di 21 kabupaten, ancaman gagal panen akan terjadi. Sebab ada beberapa waduk tidak ada airnya. Data dihimpun dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Jawa Tengah menyebutkan hingga kini empat waduk mengalami penyusutan air cukup dratis dan kering kerontang. Yakni Waduk Tempuran Blora, Waduk Sangeh Grobogan, Waduk Ngancar Wonogiri dan Waduk Botok Sragen.
"Air waduk telah mengering, sawah di sini terancam gagal panen karena tidak ada pasokan air," kata Kamsono,49, petani di Desa Tempuran, Blora, Kamis (25/7).
Hal senada juga diungkapkan Jumadi,56, petani di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Grobogan yang mengaku kesulitan mengairi sawahnya. Sehingga untuk mengantisipasi gagal panen petani nemilih tanam palawija yang disirami dengan air sumur pantek atau memompa sisa air di sungai.
Kepala Pusdataru Jawa Tengah, Eko Yunianto mengatakan kondisi keempat waduk tersebut mengalami kering kerontang karena tidak ada suplai air dari beberapa sungai. Dan hujan sudah dua bulan lebih tidak turun di daerah itu.
Secara umum seluruh waduk yang ada di Jawa Tengah sebanyak 41 unit mengalami penyusutan air cukup besar antara 20%-30%. Baik itu waduk dengan kapasitas di atas 10 juta meter kubik maupun waduk di bawah 10 juta meter kubik.
baca juga: Kabut Asap Tipis Selimuti Palangka Raya
"Kita terus lakukan pemantauan waduk tersebut dan mengajak warga ikut memantau guna memastikan air waduk sampai ke sawah," kata Eko.
Tidak hanya itu, lanjut Eko Yunianto, pemantauan dilakujan di 135 kobtrol poin sungai guna memastikan bahwa aliran dapat digunakan sebagai irigasi pertanian, sehingga hal ini akan meminimalisasi terjadinya gagal panen. (OL-3)
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
PEMERINTAH Kabupaten Sumedang mulai melakukan mitigasi menghadapi musim kemarau, khususnya terkait dampaknya pada sektor pertanian.
BERBAGAI langkah antisipatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak kemarau.
KEJADIAN bencana hidrometeorologi di Kabupaten Majalengka mulai berkurang.
Iwan menyebut sebagai langkah mitigasi, BPBD Kendal telah menyiapkan 100 tangki air bersih untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
BPBD menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, mulai dari pemetaan wilayah rawan kekeringan hingga kesiapan distribusi bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak.
BUPATI Siak Afni Zulkifli menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Siak dalam mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menghadapi ancaman Super El Nino tahun 2026.
KABUPATEN Indramayu diprakiran memasuki musim kemarau mulai akhir April 2026 ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved