Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Timur. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun mengimbau masyarakat tetap waspada karena banjir maupun tanah longsor masih mengancam dalam beberapa hari ke depan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan banjir terjadi akibat curah hujan tinggi. Di Jatim saja, sebanyak 15 kabupaten dilanda banjir sejak Selasa (5/3) dan lebih dari 12 ribu keluarga terdampak (lihat grafik). "Banjir disebabkan sungai-sungai dan drainase tidak mampu mengalirkan aliran permukaan," terangnya, kemarin.
Dia meminta warga tetap waspada karena curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpeluang terjadi. Kondisi itu dipicu aktivitas madden julian oscillation (MJO) atau gelombang atmosfer yang merambat dari barat (Samudra Hindia) ke timur dengan membawa massa udara basah. Fenomena tersebut bisa bertahan seminggu.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R Prabowo menuturkan pula potensi hujan masih tinggi. ''Potensi pertumbuhan awan masih besar dan berkonsekuensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di seluruh Sumatra, kecuali Riau, hampir seluruh Kalimantan, Sulawesi kecuali Sulawesi Tengah, utara dan barat. Begitu juga dengan Jawa dan NTB beberapa hari ke depan potensi hujan lebat masih sangat besar.''
Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim Suban Wahyudiono, Kabupaten Madiun merupakan daerah yang paling parah dilanda banjir. "Di Madiun, ada 39 desa di 8 kecamatan terdampak banjir, jadi paling parah. Ratusan warga harus mengungsi dan kami terus melakukan evakuasi," katanya saat meninjau lokasi banjir di Madiun, kemarin.
Banjir di Madiun, imbuh dia, terjadi akibat Sungai Jerowan yang merupakan anak Kali Madiun meluap setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur. Luapan Kali Madiun juga menyebabkan dua kecamatan di Kabupaten Ngawi kebanjiran.
Rendam tol
Banjir akibat luapan Kali Madiun yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo bahkan melanda Tol Trans-Jawa ruas Ngawi-Kertosono, tepatnya di Km 603 hingga Km 604. Jalan berbayar yang belum lama dioperasikan itu pun sementara ditutup karena ketinggian air mencapai 1 meter dan lalu lintas dialihkan.
"Kendaraan dari arah Ngawi atau Dumpil ke timur (arah Surabaya) aman, tetapi dari arah sebaliknya tidak memungkinkan untuk dilalui,'' kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jatim Gatot S Hadi.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kemarin meninjau daerah yang dilanda banjir di Kecamatan Balerejo, Madiun. Dia meminta para relawan tetap mengawal dan membantu warga hingga masa tanggap darurat berakhir.
Gubernur Khofifah juga terus berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan kepala daerah yang wilayahnya terdampak banjir di Jatim. ''Saya tetap koordinasi dengan bupati dalam seminggu ke depan karena banjir terjadi dalam ketinggian tertentu.''
Sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat juga dilanda banjir. Di Kabupaten Bandung, misalnya, beberapa kecamatan seperti Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Banjaran, dan Rancaekek kembali terendam.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Sudrajat mengatakan 13.903 keluarga terdampak banjir dan satu orang atas nama Riky, 21, meninggal. (Tim/X-8)
KERUGIAN materiel akibat bencana di Kota Sukabumi, Jawa Barat, mencapai sekitar Rp5 miliar. Berbagai bencana terjadi kurun tiga bulan atau selama periode Januari-Maret tahun ini.
Sejumlah siswa SDN Supiturang 02 mengikuti proses pembelajaran di ruang kelas madrasah diniyah di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Struktur tanah yang tipis di atas lapisan batuan membuat lereng sangat rentan runtuh, terutama saat dipicu curah hujan tinggi.
Banjir melanda Kampung Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Pemerintah Kabupaten Flores Timur mencatat sebanyak 79 rumah rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 yang terjadi pada Kamis (9/4).
Longsor menutup akses jalan nasional di Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved