Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGLIMA TNI Jenderal Agus Subiyanto memaparkan kesiapan TNI mengantisipasi lonjakan mudik 2024. TNI menyiagakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk masyarakat mudik.
"Kami menyiapkan KRI jenis LPD yang bisa untuk 500 orang dengan perlengkapannya," kata Agus di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (25/3).
Agus mengatakan KRI itu tujuannya dari Jakarta ke Semarang dan Jakarta ke Surabaya. Pengerahan KRI diharapkan mampu mengurai kepadatan pemudik di jalur laut.
Baca juga : Panglima TNI Agus Subiyanto Terima Brevet Kehormatan Hiu Kencana
"Kami mengerahkan 67.955 personel untuk membantu kepolisian melakukan pengamanan mudik," papar dia.
Selain itu, TNI menyiagakan pesawat Hercules untuk membantu bila dibutuhkan. Termasuk, helikopter, mobil derek, hingga ambulans.
"Untuk membantu proses evakuasi korban apabila terjadi kecelakaan lalu lintas," jelas dia. (Medcom/Z-6)
Serangan terhadap personel yang menjalankan mandat tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan internasional yang berlaku.
zat kimia yang digunakan empat oknum prajurit TNI untuk menyerang Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yakni campuran air aki bekas dan pembersih karat
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Pihaknya telah melakukan serangkaian langkah sejak pertengahan Maret untuk mendalami kasus tersebut.
Pengamat keamanan Muradi mengkritik instruksi "masuk bunker" bagi prajurit TNI di Lebanon. Ia mendesak pemerintah memberi mandat balas serangan atau menarik pasukan demi keselamatan
PANGLIMA TNI Jenderal Agus Subiyanto memerintahkan prajurit TNI yang kini bertugas dalam misi perdamaian bersama UNIFIL di Libanon tetap berada di dalam bungker.
Pemerintah memberikan santuan bagi keluarga prajurit TNI yang gugur di Libanon.
Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan status Siaga 1 adalah uji kesiapan rutin untuk personel & alat, bukan darurat nasional. Simak penjelasan lengkapnya di sini
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.
Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan Air Chief Marshal Zaheer Ahmad Babar Sidhu bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved