Seluruh Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Tabrakan Kereta Ditanggung KAI

Andhika Prasetyo
28/4/2026 08:52
Seluruh Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Tabrakan Kereta Ditanggung KAI
Sejumlah petugas dan warga mengevakuasi korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur.(Antara)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan akan menanggung seluruh biaya penanganan medis hingga proses pemakaman bagi para korban insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan kereta api (KA) jarak jauh. Kecelakaan tersebut terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4) malam.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen memberikan penanganan maksimal bagi seluruh korban, baik yang mengalami luka-luka maupun yang meninggal dunia.

"KAI menegaskan seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan KAI," ujar Anne dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (28/4).

Data Korban dan Penanganan Medis

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat dalam insiden tersebut. Namun, dampak fatal dialami oleh penumpang KRL dengan rincian sebagai berikut:

  • Korban Meninggal Dunia: 6 orang (Data sedang divalidasi terkait laporan penambahan menjadi 7 orang).
  • Korban Luka-luka: 80 orang.

Saat ini, para korban luka telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi untuk mendapatkan perawatan intensif. Rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan antara lain:

  • RS Mitra Plumbon Cibitung
Daftar Rumah Sakit Rujukan
RSUD Bekasi & RS Bella Bekasi
RS Primaya & RS Bakti Kartini
RS Siloam Bekasi Timur & RS Hermina
RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat

Proses Evakuasi dan Layanan Informasi

Anne menjelaskan bahwa proses evakuasi di lokasi kejadian berlangsung cukup lama dan dilakukan dengan sangat hati-hati. Hal ini dikarenakan tim di lapangan menemukan korban yang masih dalam kondisi hidup dan membutuhkan penanganan medis khusus di tempat sebelum dipindahkan.

“Tim medis, Basarnas, serta tim internal KAI terus berupaya maksimal memberikan pertolongan terbaik. Fokus utama kami adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat,” tegasnya.

Untuk membantu pihak keluarga yang mencari informasi terkait anggota keluarganya, KAI telah mendirikan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur.

Informasi Operasional:
Untuk sementara waktu, Stasiun Bekasi Timur tidak melayani naik dan turun penumpang. Perjalanan KRL Commuter Line hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi.

KAI menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan memohon maaf atas gangguan operasional yang terjadi. Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Center KAI 121 atau melalui kanal media sosial resmi perusahaan. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya