Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersiap mengambil langkah lebih agresif menghadapi lonjakan populasi ikan sapu-sapu yang kian mendominasi perairan ibu kota. Gubernur Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengungkap rencana pembentukan petugas khusus untuk menangani masalah ini secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Pramono menegaskan, penanganan ikan sapu-sapu tidak bisa lagi dilakukan secara sporadis atau sekadar kegiatan simbolis. Menurutnya, dibutuhkan sistem kerja khusus dengan personel yang fokus di lapangan.
“Kami akan fokus. Nantinya akan ada penugasan khusus PJLP untuk menangani ikan sapu-sapu ini,” ujar Pramono dilansir dari Antara, Jumat (17/4).
Fenomena dominasi ikan sapu-sapu dinilai telah melewati batas wajar. Spesies invasif ini bukan hanya menggeser populasi ikan lokal, tetapi juga merusak keseimbangan ekosistem sungai di Jakarta.
Selain dikenal memakan telur ikan lain, ikan sapu-sapu juga berpotensi merusak infrastruktur sungai. Kebiasaan mereka membuat lubang di dinding turap atau tanggul dinilai mempercepat kerusakan struktur penahan air.
Lebih jauh, ancaman ikan ini tidak berhenti pada aspek lingkungan. Berdasarkan laporan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), ikan sapu-sapu mengandung residu berbahaya dengan kadar rata-rata di atas 0,3, yang berisiko jika dikonsumsi manusia.
“Kalau dikonsumsi tentu berbahaya. Selain itu, ikan ini juga merusak lingkungan karena membuat sarang dengan cara menggerogoti dinding sungai,” jelas Pramono.
Sebelumnya, Pemprov DKI telah melakukan gerakan penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota administrasi. Operasi tersebut melibatkan pasukan biru dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) serta pasukan oranye dari PPSU yang bergerak langsung di lapangan.
Pramono bahkan turun langsung memantau proses penangkapan, menandakan keseriusan pemerintah daerah dalam merespons persoalan ini.
Dengan rencana pembentukan PJLP khusus, Pemprov DKI berharap penanganan ikan sapu-sapu bisa lebih konsisten dan berdampak nyata dalam memulihkan ekosistem perairan Jakarta. (Z-10)
Gubernur DKI Jakarta berencana membentuk petugas penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP) khusus untuk menangkap dan mengatasi ikan sapu-sapu.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung instruksikan pembersihan ikan sapu-sapu di 5 wilayah. Simak 10 fakta ikan sapu-sapu dan bahaya konsumsinya menurut hasil lab.
Riset terbaru mengungkap bendungan kecil memicu pemanasan air sungai yang mempercepat penyebaran parasit ginjal pada ikan trout.
Pakar IPB menyarankan ikan sapu-sapu hasil pembasmian di sungai Jakarta diolah menjadi pupuk cair tanaman hias guna menghindari risiko cemaran logam berat.
Satpol PP Sawah Besar mengamankan lima pria yang mengolah ikan sapu-sapu dari Kali Ciliwung menjadi bahan siomai karena bahaya kesehatan.
Cara itu juga dilakukan untuk mencegah ikan sapu-sapu dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk membuat olahan makanan yang akan dijual ke masyarakat.
Pemkot Jaksel siapkan tim terpadu KPKP dan BBPOM untuk awasi pedagang siomai berbahan ikan sapu-sapu guna pastikan keamanan pangan masyarakat.
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani usulkan inspeksi mendadak dan uji sampel makanan guna cegah penggunaan ikan sapu-sapu yang mengandung logam berat.
Pemkot Jaksel gandeng BRIN kaji pemanfaatan 5,3 ton ikan sapu-sapu hasil tangkapan di Setu Babakan untuk pakan ternak dan pupuk organik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved