Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis mengaku belum menerima informasi maupun pembahasan terkait rencana pembongkaran tiang monorel di Jakarta.
Ia menegaskan hingga kini Komisi D belum membahas isu tersebut, baik secara informal maupun dalam forum resmi.
“Soal pembongkaran tiang monorel, sejauh ini kami di Komisi D belum ada pembahasan sama sekali,” ujar Ali saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (7/1).
Ia juga menyatakan belum mengetahui rencana penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembongkaran tersebut.
Menurutnya, tidak ada penjelasan yang diterima Komisi D terkait sumber pendanaan, termasuk besaran anggaran yang disebut-sebut mencapai ratusan miliar rupiah.
“Terkait pembongkaran menggunakan dana dari APBD saya juga belum tahu, sebab sampai sejauh ini belum ada informasi. Begitu juga dengan jumlahnya,” katanya.
Ia menekankan, hingga saat ini Komisi D DPRD DKI tidak pernah mendapatkan penjelasan resmi, termasuk pembahasan dalam rapat, mengenai rencana penggunaan dana APBD sekitar Rp100 miliar untuk membongkar tiang monorel.
“Intinya, kami di Komisi D tidak pernah mendapatkan informasi sejauh ini,” tegas Ali.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membongkar tiang-tiang monorel Jakarta milik PT Adhi Karya yang mangkrak. Adapun tiang monorel tersebut berada di Jalan Rasuna Said sisi timur, Jakarta Selatan.
Sebanyak 98 Tiang sepanjang jalan tersebut akan mulai dibongkar Rabu pekan depan dan dilakukan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta.
"Kan Pak Gub (gubernur) sudah menyampaikan, sudah disampaikan ke Adhi Karya. Adhi Karya belum bongkar, ya kita bongkar. Ada 98 (tiang) yang di sepanjang Rasuna Said," ujar Kepala Dinas Bina Marga, Heru Suwondo di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (7/1).
Ia menjelaskan, untuk saat ini pihaknya masih fokus untuk yang berada dikawasan Rasuna Said. Sedangkan, puluhan tiang monorel yang berada di jalan Asia Afrika masih belum direncanakan.
"Kita mau menata yang di Rasuna Said dulu," beberenya.
Lebih lanjut, berkaitan dengan anggaran yang digunakan untuk membongkar tiang monorel tersebut, Heru menjelaskan menggunakan APBD 2026 DKI Jakarta. Nantinya, selain membongkar, Bina Marga akan kembali menata jalan yang rusak akibat pembongkaran.
"Kita nata tentunya nata jalan, trotoar, kita tata semua itu pakai APBD. Karena kan itu (jalan-trotoar) asetnya aset kita. Jadi semuanya kita tata pakai APBD," jelasnya.
"Anggaran pembongkaran ini jadi satu dengan penataan jalan dan trotoarnya. Jadi saya ya detailnya saya enggak pegang ya.
Totalnya semua sekitar Rp100 Miliar," sambungnya. (H-4)
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 130 titik masih belum dijaga. Sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.
Peran pengusaha muda sangat krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono mendorong seluruh kader di DKI Jakarta untuk memperkuat kekompakan dan mengarahkan energi pada kerja-kerja elektoral
Ia menyebut, operasi pengendalian yang dilakukan menunjukkan populasi ikan sapu-sapu sudah tidak terkendali.
Pentingnya penyediaan armada pendukung yang siaga, seperti kapal tunda (tugboat), guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas laut secara cepat.
Ia menjelaskan, pemerintah pusat memiliki peran dalam menetapkan norma, standar, prosedur, dan kriteria.
Nova Paloh menekankan bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk merekatkan kembali hubungan yang mungkin merenggang akibat kesibukan sehari-hari.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth minta agar ada evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI setelah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kongsor.
Trans-Jakarta memikul tanggung jawab besar sebagai tulang punggung transportasi Ibu Kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved