Ikan Sapu-Sapu Mengganas, DPRD DKI Dorong Penanganan Terpadu

Mohamad Farhan Zhuhri
20/4/2026 16:38
Ikan Sapu-Sapu Mengganas, DPRD DKI Dorong Penanganan Terpadu
ilustrasi.(Antara)

KETUA Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menilai ledakan populasi ikan sapu-sapu di sungai Jakarta sudah mengganggu ekosistem. Ia menegaskan pengendalian harus dilakukan serius dan tidak setengah-setengah.

“Kalau berlebihan itu tidak baik. Satu-dua mungkin bermanfaat, tapi ketika jumlahnya sangat banyak, ini merusak habitat dan ekosistem lain,” ujar Yuke di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (20/4).

Ia menyebut, operasi pengendalian yang dilakukan menunjukkan populasi ikan sapu-sapu sudah tidak terkendali. Kondisi ini menjadi indikator terganggunya keseimbangan lingkungan di sungai-sungai Jakarta.

Namun Yuke mengingatkan, penanganan tidak boleh hanya fokus pada ikan sapu-sapu. Pembenahan harus mencakup sedimentasi sungai, kondisi saluran air, hingga kawasan daerah aliran sungai (DAS) yang berpengaruh terhadap banjir.

“Bukan hanya sapu-sapu. Sedimentasi dan kondisi sungai juga harus dibenahi karena itu berkaitan langsung dengan pengendalian banjir,” tegasnya.

Terkait usulan insentif bagi warga yang terlibat, Yuke mendukung pelibatan masyarakat. Namun ia meminta skema tersebut diperluas, tidak hanya untuk pengendalian ikan, tetapi juga pengelolaan sampah dan edukasi lingkungan berbasis RT/RW. “Harus ada apresiasi bagi warga yang aktif menjaga lingkungan. Tidak bisa hanya mengandalkan dinas,” katanya.

Ia juga mengingatkan potensi risiko jika ikan sapu-sapu dimanfaatkan tanpa kajian. Menurutnya, perlu uji kelayakan sebelum digunakan untuk konsumsi atau pakan agar tidak membahayakan. (Far/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya