Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUBDIT Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap eksekutor WW dan joki SRA yang melakukan pembegalan pensiunan TNI berinisial G, 60, di Bekasi, Jawa Barat.
"Ini berhasil diungkap oleh Subdit Resmob. Ini sindikat, spesialis, jadi dua orang sudah ditangkap," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/9) malam.
Ade Ary mengatakan aksi pembegalan itu terjadi di Jalan Mandor Demong, Kelurahan Mustika Sari, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Senin (19/8) pukul 02.50 WIB.
Baca juga : Tawuran Antarwarga kembali Pecah di Jalan Basuki Rachmat Jaktim
Tersangka WW berperan sebagai eksekutor yang mengancam dan merampas motor korban.Sedangkan SRA bertugas sebagai joki yang memepet motor korban saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP).
"Jadi saat di TKP, korban dipepet oleh para pelaku dengan dua kendaraan bermotor yang berboncengan dengan mengancamnya menggunakan celurit," ujarnya.
Saat korban jatuh, pada akhirnya motornya diambil hingga menyebabkan korban mengalami luka. Usai menerima laporan, polisi langsung membekuk kedua pelaku begal asal Tambun, Bekasi itu lalu menetapkan sebagai tersangka.
Atas perbuatannya, tersangka WW dan SRA dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (curas). Keduanya terancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara.
"Barang bukti yang diamankan Honda Scoopy milik pelaku, kemudian baju milik pelaku, sweter, helm milik pelaku, dan satu bilah senjata tajam," ujarnya. (Ant/J-2)
Menurut keterangan dari korban, pelaku berjumlah empat orang yang mengendarai sepeda motor secara berboncengan.
FH, 16, sudah malang melintang di dunia kejahatan. Bahkan FH dan kawan-kawannya pernah melakukan pembegalan hingga lima kali sehari.
POLSEK Kalideres berhasil mengamankan komplotan pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah Kalideres Jakarta Barat, Kamis (15/6).
SUBDIT Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap komplotan perampok bersenjata api dengan target minimarket di Jakarta.
KASUS pembegalan dengan pembacokan kembali menghantui wilayah Kota Depok, Jawa Barat. Terbaru, Kamis (25/5) dinihari terjadi pembagalan di Jalan Raden Sanim, Kelurahan Tanah Baru.
Serangan terhadap personel yang menjalankan mandat tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan internasional yang berlaku.
zat kimia yang digunakan empat oknum prajurit TNI untuk menyerang Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yakni campuran air aki bekas dan pembersih karat
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Pihaknya telah melakukan serangkaian langkah sejak pertengahan Maret untuk mendalami kasus tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved