Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Sektor (Polsek) Metropolitan Bojongsari menangkap komplotan spesialis pembobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Sebanyak tiga orang pelaku diciduk dan ditahan di Mapolsek setempat, yakni IA, 28, RM, 34, dan TO, 42. Ketiga pelaku ditangkap polisi saat beraksi di SPBU Jalan Raya Pengasinan, Bojongsari, Depok, Jawa Barat.
Kepala Polsek Metropolitan Kota Depok Komisaris Yogi Maulana mengatakan, tiga tersangka diamankan dan sedang dalam proses pemeriksaan oleh anggota kepolisian.
Berdasarkan pengakuannya, tiga tersangka tersebut mengaku mereka merupakan komplotan spesialis pembobol mesin ATM. Mereka menjalankan aksinya di ATM SPBU dan ATM yang penjagaannya kurang ketat di wilayah Kota Depok.
Pengakuan sementara tiga tersangka, mereka tak punya pekerjaan. "Jadi alasan pelaku ini bobol mesin ATM karena masalah ekonomi," kata Yogi ketika dimintai konfirmasi, Kamis (2/3).
Seorang pelaku berinisial TO yang merupakan otak komplotan mengaku sudah melakukan aksinya sebanyak lebih 10 kali. Khusus SPBU Jalan Pengasinan Bojongsari sudah empat kali.
Dalam sehari, para tersangka ini mampu meraup sekitar Rp20 juta. Mereka beraksi sudah lebih setahun dan korbannya yakni nasabah-nasabah bank.
Baca juga: Buron Hampir Tiga Tahun, Seorang Begal Akhirnya Ditangkap di Tambora
Dari aksi terakhir di SPBU Pengasinan Bojongsari, tiga tersangka berhasil meraup sebesar Rp1,2 juta uang pecahan Rp50 ribu. Setiap beraksi mereka menggunakan peralatan seperti obeng dan kawat.
Sementara supervisor SPBU Jalan Pengasinan, Bojongsari, tempat beraksinya tiga pelaku, Fahmi Sukrilah, mengatakan, pembobolan ATM di SPBU dipergoki petugas SPBU. Petugas mencurigai dua orang yang berada di mesin ATM dan satu orang berada di dalam mobil jenis city car.
"Pelakunya itu tiga orang, jadi yang dua orang masuk ke ruang ATM yang satu nunggu di kendaraan," ujar Fahmi.
Dia menjelaskan, berdasarkan dari rekaman CCTV, dua pelaku masuk ke dalam ruangan ATM. Salah satu pelaku memasukkan alat ke dalam kartu pada mesin ATM dan tidak lama kemudian, pelaku mencongkel bagian tempat keluarnya uang.
"Nyongkelnya kayak pakai obeng gitu sama besi ini yang dimasukkan ke dalam mesin," jelas Fahmi.
Fahmi menghubungi Polsek Bojongsari. Polisi yang tiba di lokasi langsung menyergap tiga pelaku dan dibawa ke Markas Polsek untuk diinterogasi.
Fahmi mengungkapkan, aksi pembobolan mesin ATM di SPBU tempatnya bekerja sudah yang keempat kalinya. Pihaknya bekerja sama dengan kepolisian untuk mengawasi pergerakan orang yang mencurigakan di lokasi ATM. (OL-16)
Kolaborasi antara Polres Lampung Utara, Lapas Kelas IIA Kotabumi, dan Rutan Kelas IIB Kotabumi kembali membuahkan hasil dalam pemberantasan narkoba.
Penyelidikan masih terus berjalan intensif namun menghadapi sejumlah hambatan signifikan di lapangan.
Selain menangkap tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan praktik uang palsu
Para tersangka mengaku telah melakukan penyelundupan sebanyak dua kali dengan total volume mencapai 11,2 ton pasir timah.
Penyidik lembaga antirasuah juga memeriksa sejumlah pejabat setingkat kepala bagian dan kepala dinas di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
Pemerintah berkomitmen menyelesaikan persoalan sampah secara komprehensif hingga ke hilir
Sampah dan lumpur yang diangkut dari aliran Kali Baru sekitar 7 ton dan 8 ton dari Kali Laya, dengan diangkut oleh 6 armada truk besar menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.
Ledakan tabung gas diduga picu kebakaran Kafe di Depok. Sebanyak 35 orang terdampak, 5 karyawan alami luka bakar serius dan dilarikan ke RS.
Masyarakat diharapkan langsung mendatangi kantor kelurahan atau gerai layanan resmi Dukcapil Depok untuk melakukan aktivasi IKD secara aman dan legal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved