Empat Bulan Berlalu, Misteri Pembunuhan Pensiunan Guru di Lima Puluh Kota belum Terungkap

Yose Hendra
10/4/2026 16:51
Empat Bulan Berlalu, Misteri Pembunuhan Pensiunan Guru di Lima Puluh Kota belum Terungkap
Ilustrasi .(MI)

MISTERI kematian tragis Lidia, 61, seorang pensiunan guru di Jorong Talago, Kenagarian VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, hingga kini masih menjadi teka-teki. Meski telah memasuki bulan keempat sejak peristiwa nahas itu terjadi, pihak kepolisian belum juga menetapkan tersangka.

Kasat Reskrim Polres Lima Puluh Kota Iptu Muhammad Indra Prakoso, mengonfirmasi bahwa penyelidikan masih terus berjalan intensif namun menghadapi sejumlah hambatan signifikan di lapangan. “Sampai dengan saat ini belum kami menetapkan tersangka,” ujarnya, Jumat (10/4).

Kendala Teknis di Lapangan
Indra memaparkan bahwa minimnya petunjuk fisik dan saksi mata menjadi faktor utama lambatnya pengungkapan kasus ini. Lokasi kejadian yang minim penerangan serta terbatasnya jangkauan kamera pengawas (CCTV) memperumit upaya identifikasi pelaku.

“Kendala kami cukup banyak, di antaranya minim saksi, kurangnya penerangan, dan minim CCTV,” jelas Indra.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen menuntaskan kasus ini melalui pendekatan scientific crime investigation agar proses hukum berjalan objektif dan akurat.

“Kami harus mengumpulkan minimal dua alat bukti sebelum menetapkan tersangka, dengan pendekatan objektif melalui scientific crime investigation,” tambahnya.

Status Penyidikan
Saat ini, status perkara telah ditingkatkan ke tahap penyidikan setelah gelar perkara memastikan adanya unsur tindak pidana. Satreskrim Polres Lima Puluh Kota bekerja sama dengan Polsek Guguak serta mendapat asistensi penuh dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatra Barat.

Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) juga telah dilayangkan ke pihak kejaksaan sebagai bentuk transparansi hukum.

“Dalam tahap penyidikan ini, kami terus berupaya menemukan alat bukti guna mengungkap pelaku. Pemeriksaan saksi masih berlangsung dan berbagai langkah penyidikan lainnya terus dilakukan,” kata Indra.
Kronologi Kejadian

Peristiwa memilukan ini bermula pada Jumat, 19 Desember 2025. Korban berinisial LI ditemukan tidak bernyawa di halaman rumahnya sekitar pukul 05.20 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun:

  •     Pukul 04.20 WIB: Suami korban, YZ, 62, berangkat ke masjid untuk salat Subuh. Korban berencana menyusul kemudian.
  •     Kepulangan Suami: Saat kembali, YZ mendapati sekring listrik rumah dalam kondisi mati.
  •     Penemuan Jasad: Tak lama berselang, seorang saksi bernama Risnal menemukan korban tergeletak di halaman dengan mengenakan mukena ungu. Kondisi wajah korban berlumuran darah dan sudah tidak bernyawa.

Masyarakat setempat berharap pihak kepolisian dapat segera memecahkan kebuntuan ini. Kejelasan kasus ini dinilai krusial untuk memberikan rasa aman sekaligus keadilan bagi keluarga korban yang ditinggalkan. (YH/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya