Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau lokasi yang kerap terjadi banjir saat musim penghujan tiba di Jalan Rahayu Elok Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.
Peninjauan tersebut atas dasar laporan salah satu warga Kelurahan Jatirahayu ke akun sosial media @Mastriadhianto yang melaporkan ada tanggul yang jebol sehingga menyebabkan banjir di lokasi tersebut.
"Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas BMSDA (Bina Marga Sumber Daya Air), dan Dinas LH (Lingkungan Hidup) untuk dapat melakukan pamatusan dan perbaikan turab. Saya juga memberikan arahan kepada Camat Pondok Melati untuk mengajukan pembuatan folder air di fasos fasum Jalan Bukit tinggi dengan harapan adanya folder tersebut dapat meminimalisir banjir di daerah tersebut," kata Tri Adhianto, Rabu (10/11).
Dijelaskannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi di bawah kepemimpinan Bang Pepen dan Mas Tri Adhianto akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Bekasi. Sehingga dapat terwujudnya visi misi Kota Bekasi yang cerdas kreatif, maju, sejahtera, dan ihsan.
Ia mengungkapkan, dari hasil peninjauan, lokasi tersebut tidak nampak sama sekali tanggul jebol. Adapun yang didapati hanya terjadi penyumbatan sampah pada kali kecil, dan adanya penebalan sedimentasi tanah yang menyebabkan terjadinya pendangkalan pada kali kecil tersebut.
Melihat kejadian tersebut, pria yang kerap disapa dengan panggilan mas Tri langsung berkoordinasi dengan Dinas LH dan Dinas BMSDA untuk melakukan pamatusan dan memperbaiki turab yang rusak.
Selain itu Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan arahan kepada Camat Pondok Melati untuk segera mengajukan proses pembuatan folder dan resapan air di lokasi Jalan Bulak Tinggi, Kelurahan Jatirahayu.
"Kita akan secepatnya lakukan perbaikan turab," pungkasnya. (RK/OL-09)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved