Boarding House Tebet Segera Dibongkar

MI
23/4/2015 00:00
 Boarding House Tebet Segera Dibongkar
(MI/Arya Manggala)
GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menginstruksikan pembongkaran indekos di Jalan Tebet Utara 1 kepada Wali Kota Jakarta Selatan, karena bangunan tersebut berdiri di lahan untuk ruang terbuka hijau.

''Saya sudah dapat laporan (rumah indekos) di sana berdiri di atas lahan hijau. Saya suruh wali kota untuk bongkar. Itu sudah lama (berdiri), sejak 2004. Mungkin ada oknum bermain. Nanti kita tertibkan,'' kata Ahok di Balai Kota, kemarin (Rabu, 22/4/2015).

Rumah indekos yang segera dirobohkan tersebut tidak lain ialah Boarding House yang dihuni oleh Deudeuh Alfi Syahrin. Perempuan yang menjalankan prostitusi online tersebut tewas dibunuh pelanggannya.

Ahok juga menugasi para lurah dan camat agar mengawasi dan melaporkan setiap bangunan tanpa izin (IMB) maupun tidak sesuai dengan peruntukannya di wilayah masing-masing, sebab, menurutnya, banyak bangunan yang memiliki IMB, tapi peruntukannya tidak sesuai akibat permainan para oknum di masa lalu.

''Saya sudah minta kepada lurah dan camat serta RT dan RW agar mengawasi warga mereka. Kalau ada bangunan yang tidak berizin atau tidak sesuai peruntukan, lapor ke wali kota biar dibongkar, karena mungkin dulu itu bisa dibangun karena ada permainan,'' ujarnya.

Gubernur bahkan mengultimatum akan mengganti lurah dan camat yang menerima suap dalam membantu proses perizinan, sekaligus melaporkan mereka kepada pihak berwajib. Demikian juga dengan pengurus RT dan RW.

Sementara itu, Pemerintah Kota Jakarta Utara (Jakut) pekan ini akan merazia seluruh rumah indekos di wilayah itu, mulai dari rumah indekos bertarif mahal hingga yang paling murah. ''Termasuk rumah indekos di kawasan Kelapa Gading dan Pluit, lokasi rumah indekos elite, akan kita datangi juga,'' kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jakut Iyan Sofian Hadi, kemarin (Rabu, 22/4/2015).

Rumah indekos lainnya yang akan dirazia, antara lain berada di Kecamatan Koja, Tanjung Priok, Cilincing, Penjaringan, dan Pademangan. Di Jakarta Timur, razia rumah indekos akan dilakukan minggu depan.

''Kami belum melakukan (razia) karena menunggu acara Konferensi Asia Afrika selesai. Jakarta Timur menjadi akses para tamu negara yang datang, jadi kami menghargai hajat negara,'' kata Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana saat dihubungi kemarin.

Menurutnya, ia telah meminta para camat untuk mendata rumah indekos yang bakal jadi target razia terkait dengan kepemilikan izin maupun yang diduga dijadikan tempat praktik prostitusi. Ia juga menyebutkan razia dan pendataan rumah indekos perlu dilakukan intensif untuk meminimalisasi perubahan fungsi menjadi tempat prostitusi untuk peredaran narkoba dan penyebaran ajaran sesat.(Put/Ths/Mal/J-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya