Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Andono Warih, mengatakan ihwal anggaran Pemprov DKI dalam pengelolaan sampah di Jakarta tidak dapat disejajarkan dengan anggaran pengelolaan sampah di Surabaya.
Ia mengatakan, jumlah penduduk hingga perputaran ekonomi di Jakarta lebih besar sehingga produksi sampah di Ibu Kota lebih tinggi.
"Karena memang kita enggak apple to apple ya dengan Surabaya. DKI kan provinsi, sementara Surabaya kan kota. Terus yang kedua, jumlah penduduk juga lebih banyak DKI. Belum lagi GDP (Gross Domestic Product) kita lebih tinggi, ini lagi Perputaran ekonomi kita kan jauh lebih besar daripada Surabaya," kata Andono, di Balai Kota, Jakarta, Kamis (1/8).
Baca juga: Atasi Polusi, Dishub Sebut Bisa Lewat Aturan Kendaraan Pribadi
Ia juga mengklaim bahwa anggaran sebesar Rp3,7 triliun yang ramai diperbincangkan merupakan anggaran satu Dinas Lingkungan Hidup.
"Sebenarnya Rp3,7 triliun yang kemarin di-quote itu kan anggaran satu Dinas LH yang itu komponennya macam-macam, termasuk pengadaan lahan untuk ITF, lahan di Jakarta mana ada yang murah kan. Itu proporsi yang terbesarnya," jelasnya.
"Terus kita Dinas Lingkungan Hidup. Di Surabaya kan namanya Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau. Dinas Kebersihan doang. Kita tuh Dinas Lingkungan Hidup, Dinas LH tuh apa, ada soal polusi udara, belum air, belum B3, itu semua Dinas Lingkungan Hidup " lanjutnya.
Sementara saat dikonfirmasi ihwal angka pasti anggaran pengelolaan sampah, ia mengatakan tidak hafal dan perlu melakukan pengecekan.
"Saya enggak hafal, intinya apple to apple-nya ya justifikasinya kayak gitu. Surabaya itu hanya satu kota saja, " pungkasnya. (OL-6)
Ilmuwan Penn State berhasil membuktikan teori seabad lalu, puncak pohon mengeluarkan cahaya redup saat badai yang mampu membersihkan polusi udara.
Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan menggelar uji emisi kendaraan di kawasan Terminal Blok M, Jakarta.
MEMASUKI periode musim kemarau 2026, ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla serta penurunan kualitas udara kembali meningkat di berbagai wilayah Indonesia. BMKG inagatkan polusi
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Aktivitas membakar sampah merupakan salah satu pemicu utama memburuknya polusi di Ibu Kota.
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 130 titik masih belum dijaga. Sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.
Peran pengusaha muda sangat krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono mendorong seluruh kader di DKI Jakarta untuk memperkuat kekompakan dan mengarahkan energi pada kerja-kerja elektoral
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved