Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI kecantikan di Indonesia mengalami kenaikan 21,9 persen pada 2023. Peningkatan ini dampak dari tren yang diciptakan influencer kecantikan melalui berbagai macam platform media sosial.
Perkembangan industri kecantikan melalui tren di media sosial, menjadi bukti nyata perubahan pada selera dan kebutuhan masyarakat akan kecantikan semakin berbeda.
Tren perawatan kecantikan pada awalnya hanya sebatas melakukan perawatan untuk mengangkat sel kulit mati atau facial wajah. Tren kecantikan meningkat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan adanya perawatan lifting wajah, skin booster atau perawatan anti aging.
Baca juga : Budayawan Kecam Eksploitasi Perempuan Badui di Medsos
Tren kecantikan ini diperkenalkan influancer melalui platform media sosial, seperti Tiktok dan Instagram. Mereka memberikan edukasi hingga tips lewat video review, pengenalan produk, hingga keberhasilan dalam melakukan perawatan kecantikan terhadap dirinya.
Melalui influencer, masyarakat semakin tergoda untuk mengikuti tren kecantikan. Namun Dr. Aji Bayu Chandra, dokter kecantikan klinik maharvaclinic meminta masyarakat waspada akan tren kecantikan yang bisa merugikan diri sendiri.
Seperti tren kecantikan membersihkan wajah menggunakan darah menstruasi. "Tren ini hanya memberikan dampak buruk kepada kesehatan bukan memberikan efek kecantikan pada penerapannya," ujar menurut dr. Aji Bayu Chandra.
Tren semacam ini yang saat ini menjadi perhatian baru dalam industri kecantikan. Sama halnya dengan pengobatan medis, memilih perawatan kecantikan terpercaya perlu dilakukan.
Memilih influencer yang tepat seperti memilik klinik kecantikan yang terpercaya. Di Indonesia ada sejumlah influencer kecantikan yang memiliki latar belakang kedokteran yang bisa menginspirasi. Atau coba ikuti Step up your beauty di Instagram yang dibentuk ZP Therapeurics.
“Step up your beauty dapat menjadi platform yang memberikan edukasi pada masyarakat terkait perawatan yang aman dan orisinil, sehingga masyarakat dapat teredukasi mengenai perawatan kecantikan yang tepat," ucap Chief Operating Officer ZP Therapeutics Indonesia, Ay Lie Widjaja, 24 Agustus 2024 di Westin hotel. (Z-3)
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Tamara Dai menyampaikan orang awam kerap kali bingung untuk menjelaskan detail rasa sakit maupun jenis luka yang dimiliki.
Selain berkiprah sebagai beauty influencer, Amanda Salsabila juga menyalurkan passion-nya dalam dunia fesyen melalui Ndamandas Label.
Abel Cantika menjelaskan bahwa langkah awal yang perlu disadari adalah memakai skincare sesuai kebutuhan kulit masing-masing.
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan akan menjadikan artis mantan pencandu narkoba sebagai Duta Antinarkoba
FASHION dan Influencer enthusiast MJ Sehonanda membagikan pandangannya mengenai dunia fesyen dan bagaimana ia menggabungkan berbagai item
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved