Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RADIKAL bebas menjadi ancaman bagi masyarakat yang ingin hidup sehat dan terhindar dari penyakit. Radikal bebas sendiri dapat berasal dari dalam tubuh dan sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, sehingga bagi orang yang aktif radikal bebas tidak dapat dihindari dan harus diwaspadai.
Jadi bagaimana cara agar bebas dari radikal bebas? Yuk mari simak penjelasannya.
Ahli gizi klinis dr Raissa E. Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K menjelaskan sumber radikal bebas yang paling umum adalah paparan sinar matahari, stres, makanan dengan bahan pengawet, pewarna, makanan olahan (junk food), polusi udara dari kendaraan bermotor, dan asap pabrik, sampai yang paling umum ditemui yaitu asap rokok.
Baca juga : Mengamankan Kondisi Mental di Musim Korona
“Dengan bertambahnya usia terutama di usia produktif seperti saat mulai bekerja, beraktivitas di luar, serta gaya hidup tidak sehat dengan merokok dan konsumsi junk food dapat menyebabkan radikal bebas menumpuk di dalam tubuh sehingga menyebabkan kerusakan sel. Dengan begitu sangat penting untuk mengimbangi dengan pola hidup sehat sejak dini,” jelas Raissa dalam acara peluncuran Entrasol Can Susu Steril di Jakarta pada Rabu, (22/5).
Ia juga mengatakan radikal bebas mempunyai efek berupa stres oksidatif dan kerusakan DNA yang dapat memicu penyakit yang lebih serius seperti stroke, jantung, kanker, penyakit paru-paru, dan penyakit autoimun. Oleh karena itu, untuk bebas dari radikal bebas, Raissa menganjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman kaya antioksidan.
Sumber antioksidan sebenarnya cukup mudah ditemukan, misalnya tanaman asli Indonesia seperti daun katuk, kemangi, ginseng, dan bunga kecombrang yang mengandung antioksidan tinggi.
Baca juga : Tips Efektif untuk Mengatasi Kebiasaan Merokok dan Penggantinya
Antioksidan tidak hanya terdapat pada daunnya saja, tetapi juga pada berbagai umbi-umbian dan rimpang seperti ubi jalar, kunyit, dan jahe. Di sisi lain, buah-buahan seperti jambu biji, mangga, pepaya, delima, stroberi, dan buah zaitun juga kaya akan antioksidan.
Di antara sekian banyak sumber antioksidan, Raissa menyebut buah zaitun mengandung antioksidan berupa hidroksitirosol, yaitu salah satu bahan antioksidan terkuat yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Dibandingkan dengan vitamin C, buah zaitun mampu melawan radikal bebas empat kali lebih kuat.
”Buah zaitun dikenal karena kandungan antioksidan dan antiinflamasi alami. Selain minyak zaitun yang sudah terkenal banyak khasiatnya untuk kecantikan dan kesehatan, ekstrak buahnya ternyata juga bermanfaat baik untuk mendukung kesehatan kita sehari-hari,” jelas Raissa.
Baca juga : Ini Tips Menjaga Kesehatan dan Awet Muda dari Ariel Noah
Orang yang terpapar radikal bebas secara langsung diketahui tidak menunjukkan tanda-tanda terkena radikal bebas. Namun Raissa mengatakan Anda bisa mengetahui apakah seseorang terkena radikal bebas dari kulitnya yang terlihat kusam, rambutnya rontok, atau lebih rentan terhadap penyakit.
Selain itu, meminum susu untuk mencegah radikal bebas juga sangat dibutuhkan. Raissa menganjurkan untuk minum satu hingga dua gelas susu per hari, dan tidak berlebih. Karena, asupan susu yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena diabetes dan obesitas.
“Susu dibutuhkan untuk menangkal radikal bebas. Disarankan untuk meminumnya satu atau dua gelas per hari dan rata-rata susu ada tambahan gula, jika berlebih bisa berisiko terjadi diabetes dan obesitas karena kalori yang berlebih. Sementara untuk yang memiliki penyakit lambung, susu yang berlebih juga bisa memicu terjadinya asam lambung,” pungkasnya.
Selanjutnya, mengingat kebutuhan antioksidan dalam jumlah optimal dan kualitas terbaik untuk mencegah radikal bebas, PT Sanghiang Perkasa (KALBE Nutritionals) meluncurkan produk terbarunya yaitu Entrasol Can Susu Steril di Kota Kasablanka, Rabu (22/5).
Entrasol Can Susu Steril dengan ekstrak buah zaitun kaya akan antioksidan dapat melawan radikal bebas 4 kali lebih kuat dari vitamin C, dan dapat membantu menjaga kekebalan tubuh, kesehatan tulang dan jantung, serta membuat masyarakat aktif dan produktif terbantu dalam dukungan nutrisi yang higienis dan praktis.
Robertus Parulian Purba, Director of Adult and Specialized Nutrition KALBE Nutritionals, berharap produk mereka membantu mengatasi tantangan dalam melindungi diri dari serangan radikal bebas dan meningkatkan asupan nutrisi harian untuk tetap aktif berkarya sesuai aspirasinya.(Z-3)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Psikolog Devi Yanti membagikan panduan memilih tempat penitipan anak (daycare) yang aman, legal, dan transparan guna mencegah kekerasan pada anak.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Dokter estetika dr. Dewita Kamaruddin menyarankan jamaah haji gunakan SPF 50-80 untuk proteksi maksimal di cuaca ekstrem Tanah Suci. Simak tips lengkapnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved