Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ESKALASI konflik di Libanon dinilai semakin meningkatkan ancaman terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB. Insiden berulang yang melibatkan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menjadi sinyal situasi di lapangan kian berbahaya.
Pengamat hubungan internasional Teuku Rezasyah menilai memburuknya kondisi keamanan tidak lepas dari dinamika konflik.
Menurutnya, terdapat potensi tindakan militer Israel menjadi semakin agresif, bahkan melanggar hukum internasional. Kondisi tersebut berdampak langsung pada ruang gerak pasukan penjaga perdamaian.
"Pasukan Israel diperkirakan akan semakin brutal dan melanggar hukum internasional. Dengan demikian, UNIFIL akan semakin sulit menjalankan tugasnya dan berpotensi bertambah konflik dengan prajurit Israel di lapangan," kata Rezasyah ketika dihubungi, Senin (13/4).
Melihat situasi tersebut, Rezasyah menilai PBB harus segera mengambil langkah konkret. Sikap proaktif PBB untuk evaluasi menyeluruh keberadaan dan efektivitas UNIFIL dinilai mendesak dilakukan.
“PBB perlu proaktif mengevaluasi keberadaan UNIFIL, memonitor akar masalah pelanggaran, dan mengumumkan hasilnya secara cepat serta berkekuatan hukum,” ujar Rezasyah.
Di tengah meningkatnya ketegangan, keselamatan pasukan penjaga perdamaian menjadi taruhan besar, sekaligus ujian bagi efektivitas peran PBB dalam menjaga stabilitas kawasan.
Menurut Rezasyah, ada potensi penolakan dari Israel terhadap keberadaan UNIFIL di wilayah konflik yang juga perlu diantisipasi agar fungsi pengawasan internasional tidak melemah.
"PBB hendaknya mewaspadai potensi Israel yang menolak keberadaan UNIFIL. Agar usaha penjajahan yang dilakukannya tidak semakin langgeng dan situasinya tidak terawasi," pungkasnya. (E-4)
KEMATIAN prajurit TNI dalam misi perdamaian di Libanon memunculkan perdebatan mengenai efektivitas evaluasi yang selama ini dilakukan pemerintah.
KEMATIAN prajurit TNI dalam misi perdamaian di Libanon dinilai tak serta merta menjadi titik untuk menarik pasukan.
Juru Bicara UNIFIL, Kandice Ardiel, menyampaikan kekhawatiran atas intensitas baku tembak yang terus terjadi di sekitar area operasi PBB.
Indonesia Desak DK PBB Gelar Rapat Darurat, Pakar Soroti Tantangan Investigasi Serangan UNIFIL
DUA peti jenazah prajurit TNI berbalut Merah Putih tiba di Base Ops Lanud Adisutjipto Yogyakarta pada Sabtu (4/4) malam.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
GUGURNYA prajurit TNI dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Libanon kembali memicu sorotan terhadap keberlanjutan penugasan pasukan Indonesia.
Gugurnya empat prajurit TNI di Libanon memicu desakan evaluasi misi UNIFIL. Analis militer soroti perubahan karakter konflik dan perlunya perlindungan maksimal.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved