Paus Leo XIV Serukan Dunia Akhiri Konflik Iran-AS, Fokus pada Diplomasi

 Gana Buana
12/4/2026 19:41
Paus Leo  XIV Serukan Dunia Akhiri Konflik Iran-AS, Fokus pada Diplomasi
Paus Leo XIV serukan dunia hentikan perang Iran-AS.(Dok. CBS News)

Paus Leo XIV menyerukan kepada dunia untuk segera mengakhiri perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS), menekankan pentingnya dialog dibandingkan kekerasan yang semakin merusak.

Paus menyampaikan dalam doa bersama di Basilika Santo Petrus, Sabtu (11/4).

"Cukup sudah dengan kebanggaan atas kekuatan dan uang! Cukup sudah dengan perang!," ucap Paus.

Seruan ini ditekankan dengan pesan bahwa kekuatan sejati terletak pada kemampuan untuk melayani kehidupan, bukan memupuk kehancuran.

Meski tidak menyebutkan nama pemimpin secara spesifik, Paus mengkritik tindakan yang menampilkan kekuasaan sebagai prestasi, sementara dampak kemanusiaannya dirasakan oleh banyak pihak, terutama anak-anak di wilayah konflik.

"Saya menerima banyak surat dari anak-anak di zona konflik. Mari kita dengarkan suara mereka!" ujarnya dengan tegas.

Seruan Paus ini datang setelah peringatan sebelumnya mengenai potensi kehancuran peradaban global jika Selat Hormuz terus ditutup. Ia menyebutkan bahwa situasi tersebut adalah hal yang tak dapat diterima oleh dunia.

Paus kembali menegaskan seruannya untuk menghentikan kekerasan dan memfokuskan upaya pada dialog.

"Kami meminta para pemimpin dunia untuk berhenti. Saatnya untuk perdamaian. Duduklah di meja perundingan dan bicarakan solusi!" tambahnya, sembari menegaskan bahwa keputusan yang mendukung persenjataan dan eskalasi militer harus dihindari.

Konflik Iran-AS semakin memanas setelah serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu, yang mengakibatkan lebih dari 3.000 korban jiwa, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Beberapa pekan setelahnya, gencatan senjata tercapai dengan peran mediasi dari Pakistan.

Iran merespons dengan serangan balasan, menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. Selain itu, Iran juga membatasi jalur pelayaran di Selat Hormuz sebagai upaya pertahanan diri.

Meski kedua negara telah melakukan perundingan di Islamabad pada Sabtu (11/4), pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan yang memadai untuk menghentikan perang secara permanen. Sementara itu, Paus kembali menyerukan agar diplomasi tetap menjadi jalan keluar utama bagi konflik yang tak kunjung usai ini. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya