Hanya 12 Kapal Per Hari Diperbolehkan Melintas di Selat Hormuz, Tarif Bisa Capai Rp68 Miliar

 Gana Buana
12/4/2026 15:27
Hanya 12 Kapal Per Hari Diperbolehkan Melintas di Selat Hormuz, Tarif Bisa Capai Rp68 Miliar
Iran batasi lintasan kapal di Selat Hormuz sekitar 12 per hari, dengan biaya hingga US$2 juta per tanker.(AFP)

Iran disebut tengah memperketat akses pelayaran di Selat Hormuz dengan membatasi jumlah kapal yang bisa melintas hanya sekitar 12 unit per hari. Kebijakan itu berpotensi membebani kapal tanker raksasa dengan biaya hingga US$2 juta (atau sekitar Rp68,4 miliar) per lintasan.

Laporan The Wall Street Journal menyebut, para pemilik kapal dari berbagai negara kini bernegosiasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) agar mendapat izin melintasi jalur strategis tersebut.

Tak hanya dibatasi dari sisi jumlah, kapal yang lolos juga disebut wajib mengikuti rute khusus yang telah ditentukan serta mengantongi izin resmi sebelum melintas. Skema ini menandai kontrol yang jauh lebih ketat di salah satu chokepoint energi paling vital di dunia.

Perkembangan itu muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump, pada Rabu (8/4) malam, mengumumkan adanya kesepakatan dengan Iran mengenai gencatan senjata selama dua pekan.

Setelah itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan Selat Hormuz kembali dibuka. Jalur ini memegang peran krusial karena dilalui sekitar 20% pasokan minyak, produk petroleum, dan gas alam cair (LNG) dunia.

Meski demikian, laporan terbaru menunjukkan pembukaan itu tidak serta-merta berarti pelayaran kembali normal. Dengan pembatasan kuota kapal dan biaya yang sangat tinggi, Selat Hormuz tetap menjadi titik tekan baru bagi rantai pasok energi global. (Ant/Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya