Iran Murka: AS Diduga Langgar 3 Klausul Kunci Gencatan Senjata, Ini Fakta Lengkapnya

Media Indonesia
09/4/2026 19:54
Iran Murka: AS Diduga Langgar 3 Klausul Kunci Gencatan Senjata, Ini Fakta Lengkapnya
Ilustrasi(AFP)

KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Situasi itu terjadi setelah Teheran menuduh Washington melanggar tiga klausul penting dalam kesepakatan awal gencatan senjata yang baru saja disepakati.

Pernyataan keras disampaikan oleh Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, yang menegaskan bahwa pelanggaran tersebut terjadi bahkan sebelum proses negosiasi resmi dimulai.

“Tiga klausul dari proposal telah dilanggar secara terang-terangan,” ujar Ghalibaf melalui pernyataan publiknya.


3 Klausul yang Dilanggar AS Menurut Iran

Berdasarkan laporan sejumlah media internasional, Iran mengidentifikasi tiga pelanggaran utama:

1. Gencatan Senjata di Libanon Tidak Dipatuhi

Kesepakatan awal mencakup penghentian konflik di wilayah Libanon. Namun, serangan yang masih terjadi dinilai sebagai pelanggaran langsung terhadap poin pertama.

  • Serangan dilaporkan menewaskan ratusan warga sipil
  • Iran menilai AS gagal menahan sekutunya

Ini dianggap pelanggaran serius terhadap stabilitas kawasan


2. Pelanggaran Wilayah Udara Iran

Iran menuduh adanya drone asing yang memasuki wilayah udara mereka, khususnya di Provinsi Fars.

  • Insiden terjadi di kota Lar
  • Melanggar klausul kedaulatan wilayah

Ini memperburuk ketegangan militer


3. Penolakan Hak Pengayaan Uranium

Iran juga menyoroti sikap AS yang tetap menolak hak Teheran untuk memperkaya uranium.

  • Padahal poin ini termasuk dalam proposal damai
  • AS menjadikannya “garis merah” kebijakan

Menjadi isu paling sensitif dalam negosiasi nuklir


10 Klausul Kesepakatan Gencatan Senjata Iran-AS

Berikut rekonstruksi 10 poin utama proposal Iran yang menjadi dasar negosiasi (berdasarkan berbagai laporan):

  1. Gencatan senjata total di seluruh wilayah konflik, termasuk Lebanon
  2. Penghentian seluruh operasi militer AS dan sekutu
  3. Larangan pelanggaran wilayah udara dan kedaulatan Iran
  4. Jaminan keamanan wilayah Iran dari serangan eksternal
  5. Pembukaan jalur diplomasi resmi tanpa tekanan militer
  6. Pengakuan hak Iran untuk pengayaan uranium damai
  7. Pengurangan sanksi ekonomi secara bertahap
  8. Pembukaan kembali jalur perdagangan internasional Iran
  9. Jaminan keamanan jalur energi global (termasuk Selat Hormuz)
  10. Komitmen menuju perjanjian damai jangka panjang

Proposal ini sebelumnya disebut sebagai “kerangka dasar negosiasi” oleh pihak AS sendiri

Sikap Resmi Pejabat Iran dan Dunia

Selain Ghalibaf, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, juga mendesak negara-negara Eropa untuk mengambil sikap tegas terhadap pelanggaran tersebut.

Ia bahkan meminta Presiden Prancis, Emmanuel Macron, untuk berperan aktif menjaga stabilitas kawasan.

Sementara itu, Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya mengklaim bahwa kesepakatan gencatan senjata merupakan langkah menuju perdamaian jangka panjang.

Pelanggaran tiga klausul kunci oleh AS menjadi pukulan besar bagi upaya perdamaian antara kedua negara. Dengan 10 poin kesepakatan yang seharusnya menjadi fondasi diplomasi, kondisi saat ini justru menunjukkan arah sebaliknya: eskalasi konflik. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya