Tekan Iran, AS Kirim 10.000 Pasukan Tambahan sebelum Gencatan Senjata Berakhir

Irvan Sihombing
15/4/2026 20:52
Tekan Iran, AS Kirim 10.000 Pasukan Tambahan sebelum Gencatan Senjata Berakhir
Ilustrasi(Anadolu)

AMERIKA Serikat dilaporkan tengah menyiapkan pengerahan lebih dari 10.000 pasukan tambahan ke Timur Tengah guna menekan Iran agar segera menyepakati pengakhiran konflik. Langkah agresif ini mencakup pengiriman 6.000 personel di kapal induk USS George H.W. Bush serta ribuan marinir yang dijadwalkan tiba sebelum berakhirnya masa gencatan senjata pada 22 April mendatang.

Pentagon kini mempertimbangkan opsi serangan udara hingga operasi darat setelah negosiasi bilateral di Islamabad, Pakistan, pekan lalu gagal mencapai titik temu.

Laporan The Washington Post, Rabu, menyebutkan bahwa sekitar 6.000 personel akan ditempatkan di kapal induk USS George H. W. Bush beserta kapal perang pendampingnya.

Selain itu, sekitar 4.200 personel dari Boxer Amphibious Ready Group dan Unit Ekspedisi Marinir ke-11 Korps Marinir juga dijadwalkan tiba sebelum akhir April.

Penambahan ini diharapkan memperkuat kehadiran militer AS di kawasan, yang saat ini telah melibatkan sekitar 50.000 personel dalam operasi terkait Iran, menurut Pentagon.

Antisipasi Berakhirnya Gencatan Senjata

Langkah ini dilakukan menjelang berakhirnya masa gencatan senjata selama dua pekan pada 22 April. AS disebut ingin memastikan tekanan tetap terjaga agar Iran bersedia melanjutkan proses negosiasi.

Laporan tersebut juga menyebut pemerintahan Presiden Donald Trump tengah mempertimbangkan opsi lanjutan, termasuk serangan udara atau operasi darat jika gencatan senjata tidak bertahan.

Sebelumnya, pembicaraan antara AS dan Iran telah digelar di Islamabad pada akhir pekan lalu untuk mengakhiri konflik yang berlangsung sejak 28 Februari.

Namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan, sehingga upaya diplomasi lanjutan masih terus dilakukan oleh kedua pihak. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya