Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARAPAN untuk mengakhiri konflik bersenjata dengan Iran mulai menemui titik terang. Utusan khusus Presiden Donald Trump, Steve Witkoff, menyatakan keyakinannya pertemuan negosiasi untuk mengakhiri perang tersebut dapat terlaksana dalam waktu dekat.
Berbicara dalam sebuah konferensi di Miami, Witkoff mengungkapkan optimisme terhadap dinamika yang terjadi di lapangan. Ia merujuk pada pergerakan kapal yang mulai melintas kembali sebagai salah satu indikator positif meredanya ketegangan.
"Kami rasa akan ada pertemuan pekan ini. Kami tentu sangat berharap untuk itu. Kapal-kapal mulai melintas. Itu adalah pertanda yang sangat, sangat baik," ujar Witkoff.
Lebih lanjut, Witkoff menambahkan bahwa adanya penundaan serta perpanjangan waktu dalam proses ini dipandang sebagai langkah maju yang nyata oleh pemerintah Amerika Serikat. "Kami memiliki penundaan; kami memiliki perpanjangan. Kami melihatnya sebagai hal yang sangat positif," imbuhnya.
Meski Witkoff menebar optimisme, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memberikan catatan mengenai realitas di meja diplomasi. Hingga saat ini, AS masih menunggu jawaban resmi dari Teheran terkait proposal perdamaian 15 poin yang diajukan oleh pemerintahan Trump.
Padahal, media pemerintah Iran sebelumnya sempat melaporkan bahwa Teheran telah menolak tawaran tersebut. Namun, Rubio menyebut ada sinyal komunikasi yang berbeda melalui jalur informal.
"Kami belum menerimanya (jawaban resmi). Dengar, kami telah menerima pesan-pesan. Ada pertukaran pesan dan indikasi dari sistem pemerintahan Iran, atau apa pun yang tersisa darinya, tentang kesediaan untuk membicarakan hal-hal tertentu," ungkap Rubio kepada CNN.
Hambatan utama dalam memulai negosiasi resmi ini adalah ketidakjelasan struktur kepemimpinan di pihak Iran. Serangkaian serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel dilaporkan telah menewaskan banyak pemimpin senior rezim Iran, sehingga menyisakan pertanyaan besar mengenai siapa yang memiliki otoritas untuk berunding.
Rubio menegaskan bahwa AS saat ini sedang menunggu klarifikasi mengenai siapa yang akan duduk di seberang meja perundingan mewakili pihak Iran. Ketidakpastian ini menjadi krusial mengingat AS memerlukan mitra bicara yang sah agar kesepakatan apa pun yang dihasilkan nantinya bersifat mengikat dan dapat mengakhiri peperangan secara permanen. (CNN/Z-2)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan risiko besar jika bantuan senjata dan atensi diplomatik AS beralih sepenuhnya ke konflik Iran.
Steve Witkoff, utusan khusus Donald Trump, sebut program rudal Iran sebagai ancaman eksistensial dan batas tegas bagi AS. Simak alasan ketegangan di Teheran.
Utusan khusus Trump, Steve Witkoff, akui tak punya gambaran akhir operasi militer AS di Iran. Simak update terbaru konflik Timur Tengah & reaksi Rusia di sini.
Putaran ketiga perundingan nuklir AS-Iran di Jenewa berakhir tanpa kesepakatan. Iran tolak hancurkan fasilitas Fordow dan Natanz di tengah ancaman armada AS.
Amerika Serikat dan Iran kembali berunding di Jenewa dengan mediasi Oman di tengah pengerahan militer besar-besaran AS. Presiden Donald Trump membuka peluang diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Mantan Direktur FBI James Comey menghadapi dakwaan pidana atas dugaan ancaman terhadap Presiden Donald Trump lewat unggahan media sosial.
FCC memerintahkan peninjauan ulang lisensi siaran TV Disney menyusul desakan Presiden Donald Trump untuk memecat Jimmy Kimmel pasca insiden percobaan pembunuhan.
Gedung Putih mengunggah foto Raja Charles III dan Donald Trump dengan takarir "Dua Raja".
Raja Charles III dan Donald Trump melakukan pertukaran kado simbolis dalam kunjungan kenegaraan ke AS. Dari desain Resolute Desk hingga surat bersejarah John Adams.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved