Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Iran tengah mempertimbangkan rancangan undang-undang yang mewajibkan negara-negara membayar biaya bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz yang strategis, lapor media Iran, Kamis.
Menurut kantor berita semi-resmi ISNA, rancangan tersebut mengusulkan pengenaan tarif bagi kapal yang menggunakan jalur laut vital tersebut, yang merupakan salah satu rute terpenting bagi pasokan energi global.
Seorang anggota parlemen di Teheran mengatakan usulan itu bertujuan mewajibkan pembayaran dan pajak kepada Iran jika selat tersebut digunakan sebagai “jalur aman” untuk pelayaran, transportasi energi, dan rantai pasok pangan.
Ia menyatakan bahwa negara-negara yang memperoleh manfaat dari keamanan pelayaran di selat itu harus membayar biaya dan pajak kepada Iran.
Usulan ini mencuat di tengah meningkatnya eskalasi kawasan sejak Israel dan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari, yang dilaporkan menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Iran membalas dengan serangan drone dan rudal di berbagai wilayah kawasan serta secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak yang biasanya menangani sekitar 20 juta barel per hari dan sekitar 20 persen perdagangan gas alam cair global, yang pada akhirnya mengguncang pasar energi dunia. (Ant/P-3)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Analisis mengungkap krisis Timur Tengah picu kerugian global US$1 triliun. Di sisi lain, perusahaan minyak raup laba besar di tengah kemiskinan dunia.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Kebijakannya telah memastikan Iran tidak akan memiliki senjata nuklir, sekaligus menyampaikan keyakinannya bahwa pasokan minyak global akan segera pulih.
Prabowo menegaskan lawatan luar negerinya bukan untuk bersenang-senang, melainkan mengamankan pasokan minyak agar harga BBM tetap terkendali.
Ia menambahkan bahwa volume tersebut setara dengan pasokan selama sekitar 10 hari hingga dua minggu, tergantung pada metode perhitungan.
Pemerintah tengah menyiapkan langkah antisipatif dengan mencari alternatif sumber impor minyak mentah selain dari kawasan Timur Tengah.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya tengah meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada sejumlah mitra dekat yang dianggap dapat merekaa andalkan di berbagai kawasan dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved