Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Oman Badr Albusaidi mendesak sekutu Amerika Serikat (AS) membantu melepaskan Washington dari keterlibatan yang “tidak diinginkan” dalam konflik Iran karena kebijakan luar negeri AS kini di luar kendali.
Dalam tulisannya di The Economist, Kamis, Albusaidi, mediator dalam perundingan nuklir tidak langsung antara Washington dan Teheran, menyebut AS telah melakukan “kesalahan perhitungan terbesar” dengan terlibat dalam konflik tersebut.
“Ini bukan perang Amerika,” tulisnya, seraya menambahkan tidak ada skenario realistis bagi Israel dan AS untuk mencapai tujuan mereka.
Ia memperingatkan ambisi Israel menggulingkan pemerintahan Iran akan memerlukan kampanye darat berkepanjangan, membuka front baru dalam konflik tanpa akhir yang sebelumnya dijanjikan Presiden Donald Trump untuk dihentikan.
Albusaidi menyerukan Washington untuk bertindak, dengan mengatakan langkah itu memerlukan pengakuan atas sejauh mana AS kehilangan kendali atas kebijakan luar negerinya sendiri.
Ia menggambarkan potensi serangan balasan Iran terhadap negara Teluk yang menampung pangkalan AS sebagai respons “tak terhindarkan, meski disesalkan” terhadap perang yang dirancang untuk mengakhirinya.
Menurutnya, respons tersebut bisa menjadi satu-satunya pilihan rasional bagi kepemimpinan Iran dalam menghadapi tekanan militer yang meningkat.
Albusaidi juga menyoroti gangguan pelayaran di Selat Hormuz sebagai konsekuensi yang dapat diprediksi dan berpotensi mendorong kenaikan harga energi global. Ia memperingatkan dampak tersebut dapat memicu perlambatan ekonomi tajam atau bahkan resesi di berbagai kawasan.
“Jika ini tidak diantisipasi oleh para perancang perang, maka itu merupakan kesalahan perhitungan serius,” tulisnya.
Terkait diplomasi, Albusaidi pesimistis mengingat akan sangat sulit bagi Iran kembali berunding dengan pihak yang berulang kali beralih dari negosiasi ke aksi militer.
Meski demikian, ia menilai jalan keluar konflik kemungkinan tetap harus melalui dimulainya kembali perundingan antara pihak-pihak terkait.
Serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran dilaporkan dimulai pada 28 Februari dan telah menewaskan sekitar 1.300 orang. Di antara para korban serangan AS dan Israel itu adalah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Ant/P-3)
Ia menambahkan bahwa sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat dan Iran, belum menandatangani perjanjian navigasi maritim, sehingga menimbulkan celah hukum terkait isu tersebut.
Sejumlah kapal internasional mulai menembus Selat Hormuz di tengah situasi yang masih tegang. Milik negara mana saja yang berani melintasi daerah sensitif?
Sekitar 20 juta barel minyak melintasi selat tersebut setiap hari.
Menlu Oman Badr al-Busaidi tegaskan Iran tidak bertanggung jawab atas perang yang dimulai AS-Israel. Oman desak diplomasi demi keamanan Selat Hormuz.
Pejabat Iran klaim Mossad dalangi serangan drone ke kilang minyak Ras Tanura Saudi untuk memicu perang regional. Simak rincian tuduhan Teheran di sini.
AS menegaskan Iran tetap tampil di Piala Dunia 2026 meski muncul isu digantikan Italia. Ada syarat khusus terkait delegasi Iran.
KETUA Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan Teheran siap meningkatkan militernya di tengah memanasnya ketegangan Amerika Serikat atau AS jelang gencatan senjata berakhir
Merespons kejadian tersebut, Iran melancarkan serangan drone terhadap kapal-kapal perang AS, yang menyebabkan pasukan AS mundur.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya sikap waspada dalam menghadapi pihak lawan.
Pembicaraan teknis dengan International Atomic Energy Agency (IAEA) akan menjadi kunci untuk memastikan Iran mematuhi isi perjanjian yang disepakati.
Di sisi lain, pemerintahan Trump menyatakan bahwa mencegah Iran memperoleh senjata nuklir merupakan tujuan utama dalam kebijakan luar negeri mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved