Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN di Iran memuncak setelah pasukan keamanan berpakaian preman dan milisi bersenjata menyerbu universitas-universitas yang masih buka. Langkah ini merupakan upaya rezim untuk memadamkan protes mahasiswa yang telah memasuki hari keempat guna menentang Pemimpin Tertinggi, Ali Khamenei.
Bentrokan fisik dilaporkan pecah di beberapa lokasi. Video yang beredar menunjukkan perkelahian sengit antara milisi Basij yang didukung pemerintah dengan para mahasiswa di Universitas Sains dan Teknologi Teheran. Di luar Universitas Teheran, sejumlah truk pick-up yang dilengkapi senapan mesin terlihat berjaga, sementara demonstrasi serupa juga meluas hingga ke kota Mashhad.
Untuk meredam massa, otoritas kampus mulai melarang masuk mahasiswa yang teridentifikasi terlibat dalam aksi sebelumnya. Selain itu, sekitar 80% universitas di Iran kini beralih ke pembelajaran daring demi mencegah mahasiswa berkumpul.
Di Universitas Seni Teheran, para demonstran meneriakkan yel-yel perlawanan yang provokatif. Beberapa teriakan yang terdengar antara lain:
"Kami berjuang, kami mati, kami rebut kembali Iran," dan "Khamenei sang Zahhak [raja ular], kami akan menguburmu hidup-hidup."
Menanggapi aksi ini, Jaksa Agung Iran, Mohammad Mohebi Azad, menuntut tindakan tegas.
"Lembaga terkait harus segera mengidentifikasi elemen-elemen terkait dan mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap mereka. Setiap kali sistem berada di jalur negosiasi, arus tertentu, di bawah bimbingan musuh, mencoba mengobarkan suasana domestik," tegasnya pada Selasa kemarin.
Protes domestik ini menjadi latar belakang yang pelik bagi putaran ketiga perundingan nuklir yang akan digelar di Jenewa pada Kamis mendatang. Pertemuan tersebut melibatkan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dan utusan khusus AS, Steve Witkoff.
Negosiasi ini berlangsung saat Presiden AS Donald Trump menyelesaikan pengerahan besar-besaran kekuatan udara dan laut di kawasan tersebut. Trump bersikeras bahwa perang melawan Iran dapat dimenangkan dengan mudah. Lewat unggahan di media sosial, ia memperingatkan bahwa jika kesepakatan gagal, itu akan menjadi "hari yang sangat buruk bagi negara tersebut dan sayangnya bagi rakyatnya."
Di tengah gejolak ini, perbedaan data korban jiwa akibat tindakan keras pemerintah pada protes Januari lalu kembali mencuat. Organisasi hak asasi manusia HRANA yang berbasis di Washington merilis laporan bertajuk Red Winter, yang mengidentifikasi 7.070 korban tewas.
Sebaliknya, kantor kepresidenan Iran hanya merilis daftar identitas 2.986 orang dan menyatakan total kematian mencapai 3.117 jiwa. Rezim berdalih adanya selisih angka tersebut disebabkan oleh anonimitas beberapa individu dan ketidaksinkronan data identitas nasional dengan sistem pendaftaran sipil.
Situasi kini berada di titik kritis, di mana rezim Khamenei mulai menggunakan retorika "konfrontasi Karbala", sebuah narasi syahid yang lebih memilih mati berdiri daripada tunduk pada penguasa yang dianggap tidak adil. (The Guardian/Z-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
DUNIA menyaksikan peristiwa yang belum pernah terjadi dalam sejarah modern: seorang pemimpin negara berdaulat, pemimpin tertinggi Iran
FBI selidiki Joe Kent terkait dugaan kebocoran informasi rahasia. Kent sebut pembunuhan Ali Khamenei oleh AS-Israel adalah kesalahan fatal.
Eks Kepala Kontraterorisme AS Joe Kent mengungkap fakta mengejutkan pasca-mundur. Ia menyebut tak ada intelijen soal serangan Iran dan adanya pembungkaman suara kritis.
Penasihat militer Iran prediksi perang lawan AS berakhir sebelum 21 Maret. Apa itu Nowruz dan mengapa menjadi simbol perdamaian bagi Iran? Simak detailnya di sini.
Mojtaba kemungkinan terluka dalam serangan udara di Teheran pada hari pertama perang. Serangan tersebut membuat ayahnya Ali Khamenei gugur.
Konflik di Libanon memanas setelah Hizbullah menyerang Israel sebagai respons atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved