Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN menyatakan bahwa sikap Amerika Serikat (AS) terkait nuklirnya menunjukkan perubahan ke arah yang lebih realistis, sehari menjelang putaran kedua perundingan tidak langsung antara kedua negara di Jenewa, Swis.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei mengatakan pembicaraan soal perundingan nuklir dengan AS di Muscat, Oman, memberikan sinyal positif dari Washington.
"Penilaian yang hati-hati adalah bahwa, dari diskusi yang telah berlangsung di Muscat hingga saat ini, setidaknya apa yang telah kami dengar adalah bahwa posisi AS mengenai isu nuklir Iran telah bergeser ke arah yang lebih realistis," kata Baqaei, seperti dikutip kantor berita resmi IRNA, Selasa (17/2).
Perundingan nuklir terbaru antara Iran dan AS dijadwalkan berlangsung Selasa di Swis dan dimediasi oleh Oman. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, telah tiba di Jenewa untuk mengikuti pembicaraan tersebut. Di saat bersamaan, Garda Revolusi Iran menggelar latihan militer di Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak global.
Televisi pemerintah Iran menyebut latihan itu bertujuan menghadapi potensi ancaman keamanan dan militer di kawasan tersebut.
Sejumlah pejabat Iran sebelumnya berulang kali mengancam akan menutup Selat Hormuz jika tekanan terhadap Teheran meningkat.
Pembicaraan tidak langsung antara Iran dan AS kembali digelar setelah sempat terhenti akibat konflik 12 hari yang dipicu serangan Israel terhadap Iran, yang kemudian diikuti pemboman situs nuklir Iran oleh Washington.
Pemerintah AS sebelumnya mendorong agar agenda perundingan tidak hanya membahas pengayaan uranium, tetapi juga program rudal balistik Iran dan dukungannya terhadap kelompok bersenjata di kawasan.
"Kami berharap ada kesepakatan," kata Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.
"Presiden selalu lebih menyukai hasil damai dan hasil negosiasi daripada konflik," tambahnya kepada wartawan.
Sementara itu, Abbas Araghchi menyatakan telah bertemu Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, di Jenewa untuk melakukan diskusi teknis mendalam.
Grossi juga mengonfirmasi pertemuan tersebut dan menyebutnya sebagai pembahasan yang mendalam menjelang negosiasi perundingan nuklir antara AS dan Iran yang penting pada Selasa (17/2). (H-4)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Menlu Oman Badr al-Busaidi tegaskan Iran tidak bertanggung jawab atas perang yang dimulai AS-Israel. Oman desak diplomasi demi keamanan Selat Hormuz.
Amerika Serikat dan Iran kembali berunding di Jenewa dengan mediasi Oman di tengah pengerahan militer besar-besaran AS. Presiden Donald Trump membuka peluang diplomasi.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB menyatakan harapan adanya deeskalasi menjelang putaran perundingan nuklir lanjutan antara Amerika Serikat - Iran di Jenewa, Swis.
Iran peringatkan AS bahwa serangan sekecil apa pun dianggap agresi. Teheran siaga penuh sambil tetap upayakan negosiasi nuklir intensif di Jenewa Kamis ini.
KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat memanas setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, memperingatkan bahwa kapal perang AS bisa dikirim ke dasar laut selama perundingan nuklir
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved