Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, secara mengejutkan menurunkan tensi konfrontasinya terhadap Amerika Serikat. Langkah ini diambil hanya beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman keras bahwa Rodríguez bisa "membayar harga yang lebih mahal daripada Maduro" jika tidak menuruti kehendak Washington.
Melalui pernyataan resmi pada Minggu malam, Rodríguez yang kini memegang kendali pemerintahan pasca-penangkapan Nicolás Maduro dan Cilia Flores, menyatakan niatnya untuk membuka lembaran baru.
"Kami mengundang pemerintah AS untuk bekerja sama dalam agenda kooperatif," ujar Rodríguez. Ia menambahkan hubungan yang "seimbang dan terhormat" dengan AS kini menjadi prioritas pemerintahannya demi perdamaian kawasan.
Perubahan sikap Rodríguez tergolong drastis. Pada penampilan perdananya Sabtu lalu, ia sempat bersumpah Venezuela "tidak akan pernah lagi menjadi koloni siapa pun." Namun, Trump mempertegas posisi AS dengan menyatakan Washington kini akan "menjalankan" Venezuela. Trump menegaskan Rodríguez hanya akan tetap berkuasa selama ia "melakukan apa yang AS inginkan."
Meski Rodríguez telah disumpah oleh Mahkamah Agung dan mendapat pengakuan dari pimpinan angkatan bersenjata. Posisi politiknya tetap dibayangi ancaman serangan kedua dari AS jika sisa-sisa rezim Maduro tidak kooperatif dalam upaya "perbaikan" negara tersebut.
Keputusan Trump untuk memberikan dukungan bersyarat kepada Rodríguez telah memicu kebingungan, terutama di kalangan oposisi demokratis pimpinan peraih Nobel Perdamaian, María Corina Machado. Banyak pendukung oposisi merasa getir karena meskipun sang diktator telah jatuh, rezimnya secara efektif masih memegang kekuasaan.
"Saya tidak berpikir ada yang berubah," kata Ricardo Hausmann, mantan menteri sekaligus pendukung oposisi. Ia menyebut operasi penangkapan Maduro sangat positif, namun bingung dengan langkah politik Trump selanjutnya yang tetap mempertahankan elemen rezim lama.
Di jalanan Caracas, suasana kemenangan warga terasa hambar dan dibayangi ketakutan. Pemerintah telah memberlakukan status darurat yang memerintahkan polisi untuk memburu siapa pun yang mendukung serangan AS.
"Orang-orang mungkin merayakannya di luar negeri, tapi tidak di sini. Kami ditekan," ujar Juan Carlos, seorang manajer administrasi di Caracas. Ia menceritakan bagaimana warga harus menghapus riwayat pesan WhatsApp mereka karena takut ditangkap di pos pemeriksaan.
Meski merasa gembira atas jatuhnya Maduro setelah 25 tahun kekuasaan Chavismo, Juan Carlos tetap pesimis. "Mereka menyingkirkan sebagian dari mereka, tapi sisanya tetap bertahan," pungkasnya merujuk pada kabinet Rodríguez yang kini justru mendapat lampu hijau dari Washington. (The Guardian/Z-2)
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Mantan Direktur FBI James Comey menghadapi dakwaan pidana atas dugaan ancaman terhadap Presiden Donald Trump lewat unggahan media sosial.
FCC memerintahkan peninjauan ulang lisensi siaran TV Disney menyusul desakan Presiden Donald Trump untuk memecat Jimmy Kimmel pasca insiden percobaan pembunuhan.
Gedung Putih mengunggah foto Raja Charles III dan Donald Trump dengan takarir "Dua Raja".
Raja Charles III dan Donald Trump melakukan pertukaran kado simbolis dalam kunjungan kenegaraan ke AS. Dari desain Resolute Desk hingga surat bersejarah John Adams.
Trump mengeklaim bahwa pasukan AS akan menjadi sasaran empuk dalam kasus seperti itu, demikian klarifikasi surat kabar tersebut
Nielsen mengatakan keinginan Trump untuk memiliki atau mengendalikan Greenland telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.
Rekaman video terbaru dari Minneapolis membuktikan agen ICE memberikan pernyataan palsu di bawah sumpah terkait penembakan dua imigran. Skandal ini mengguncang "Operation Metro Surge".
Presiden AS Donald Trump beri sinyal kuat bahwa Kuba akan jadi target berikutnya setelah Venezuela dan Iran. Simak pernyataan kontroversial Trump di Miami dan kondisi terkini Kuba.
Hakim Alvin Hellerstein pertimbangkan izin bagi Nicolas Maduro gunakan dana Venezuela untuk biaya hukum.
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved