Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN Israel berencana melakukan serangan terbatas di Lebanon, seperti yang dilaporkan oleh media Israel, Yedioth Ahronoth pada Jumat (14/11). Ketegangan memanas, Lebanon melaporkan Israel ke Dewan Keamanan PBB atas pembangunan tembok yang melewati perbatasan.
Surat kabar tersebut menyebutkan bahwa rencana tersebut akan mengandalkan serangan udara baru di seluruh Lebanon, menargetkan lokasi yang diklaim Israel terkait dengan produksi senjata Hezbollah, termasuk di Lembah Bekaa dan Beirut. Seperti dilansir dari The New Arab, Minggu (16/11).
Laporan tersebut mengulang klaim Israel bahwa fasilitas-fasilitas tersebut disembunyikan di bawah tanah atau ditempatkan di kawasan permukiman, tuduhan yang secara konsisten ditolak oleh Lebanon dan Hezbollah.
Israel juga menuduh bahwa beberapa lokasi digunakan untuk rudal menjadi senjata presisi. Israel secara rutin membesar-besarkan klaim semacam itu, meskipun gagal menyediakan bukti yang dapat diverifikasi.
Pejabat Israel memperkirakan bahwa Hezbollah memiliki puluhan ribu roket dan telah memproduksi ribuan drone sejak gencatan senjata November 2023. Namun, Israel sendiri secara sistematis melanggar perjanjian tersebut dengan serangan hampir setiap hari yang telah menewaskan lebih dari 300 orang, termasuk warga sipil.
Tulisan tersebut juga mengklaim bahwa Pasukan Radwan, unit elit Hezbollah, telah memulihkan kemampuan ofensifnya dan kembali ke wilayah dekat perbatasan. Lebanon telah membantah tuduhan tersebut, menegaskan bahwa hanya tentara Lebanon yang ditempatkan di selatan Sungai Litani sesuai dengan Resolusi PBB 1701, sambil mencatat bahwa serangan Israel membuat tugas ini menjadi sulit.
Hezbollah juga dengan tegas membantah klaim Israel bahwa mereka sedang memperkuat kembali persenjataan atau membangun kembali infrastruktur militer. Kelompok tersebut menyatakan bahwa Israel memalsukan tuduhan-tuduhan ini untuk membenarkan serangan terhadap kawasan sipil dan menciptakan dalih untuk serangan yang lebih luas. Mereka berulang kali menyerukan kepada negara Lebanon dan komunitas internasional untuk menanggapi pelanggaran-pelanggaran yang terus dilakukan Israel.
Israel terus menduduki lima posisi strategis di dalam Lebanon Selatan, mengubahnya menjadi pos militer dan membangun tembok yang membentang dari area yang disebut Israel sebagai Gunung Dov di Ladang Shebaa yang diduduki, hingga Ras Naqoura.
Yedioth Ahronoth juga mengutip penilaian militer Israel yang mengklaim bahwa setiap peluncur roket yang disita oleh tentara Lebanon di selatan Sungai Litani digantikan oleh peluncur yang lebih canggih di Bekaa.
Pejabat Israel mengatakan mereka akan terus menyerang apa yang mereka sebut sebagai situs produksi, termasuk lokasi di Bekaa yang dibom untuk kesembilan kalinya sejak gencatan senjata.
Tentara Israel juga mengumumkan operasi pada awal pekan ini di mana pasukan dari Brigade 769 menghancurkan beberapa bangunan di desa Houla.
Israel mengklaim bangunan-bangunan tersebut digunakan oleh Hezbollah dan bahwa perangkat peledak lama ditemukan di dalamnya, sekali lagi tanpa memberikan verifikasi independen. (H-4)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Upaya meredakan konflik Timur Tengah terus berlanjut, dengan Lebanon mendorong tercapainya gencatan senjata permanen guna memulihkan stabilitas kawasan.
Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian di Libanon yang menewaskan prajurit TNI dinilai sebagai titik kritis bagi Indonesia untuk meninjau ulang keterlibatannya.
Umar menyampaikan bahwa Indonesia mengajak seluruh pihak untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan penghormatan terhadap para penjaga perdamaian yang masih bertugas.
DPR RI mendesak investigasi menyeluruh atas gugurnya prajurit TNI dalam serangan misil di markas pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
Prajurit TNI gugur dalam serangan artileri di Libanon saat misi UNIFIL. Pemerintah Indonesia mengutuk keras insiden tersebut dan mendesak investigasi transparan.
Kedubes Iran menyampaikan belasungkawa mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia atas tewasnya seorang prajurit penjaga perdamaian Indonesia unifil yang bertugas di Lebanon
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved