Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan perluasan operasi militer Israel di Jalur Gaza akan membawa dampak yang sangat berbahaya. Peringatan itu muncul di tengah kabar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mempertimbangkan pendudukan penuh atas wilayah Palestina tersebut.
“Perluasan konflik ini berisiko menimbulkan konsekuensi bencana bagi jutaan warga Palestina dan bisa semakin mengancam keselamatan para sandera yang masih ditahan di Gaza,” ujar Asisten Sekretaris Jenderal PBB untuk kawasan Eropa, Asia Tengah, dan Amerika, Miroslav Jenca, dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB pada Selasa waktu New York atau Rabu (6/8) WIB.
PBB menegaskan solusi militer tidak akan pernah menyelesaikan konflik antara Israel dan Palestina.
“Tidak ada penyelesaian militer untuk konflik di Gaza, maupun untuk konflik Israel-Palestina yang lebih luas,” katanya.
Sebelumnya, Netanyahu mengunjungi fasilitas pelatihan militer dan menyatakan kemenangan total atas Hamas adalah kunci untuk membebaskan semua sandera serta menjamin keamanan Israel.
“Penting untuk menyelesaikan kekalahan musuh di Gaza, membebaskan seluruh sandera kita, dan memastikan bahwa Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel,” ucap Netanyahu.
Selama hampir dua tahun perang berlangsung, pasukan Israel telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza.
Peringatan mengenai potensi kelaparan yang meluas pun terus bermunculan dan meningkatkan tekanan internasional terhadap Israel untuk menghentikan pertempuran.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, serangan balasan Israel sejauh ini telah menyebabkan sedikitnya 61.020 warga Palestina tewas.
Dalam pertemuan Dewan Keamanan tersebut, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar turut hadir dan menyuarakan nasib para sandera sebagai isu utama. Israel menginginkan pembebasan sandera dengan segera.
“Saya datang ke sini untuk menempatkan isu sandera di panggung utama dunia. Saya menyerukan pembebasan segera dan tanpa syarat atas semua sandera kami," kata Saar.
PBB turut menyampaikan seruan serupa mendesak agar semua sandera yang ditahan di Gaza segera dibebaskan tanpa syarat. Namun di sisi lain, PBB juga mengkritik keras keterbatasan bantuan kemanusiaan yang diizinkan masuk ke wilayah tersebut.
“Israel terus memberlakukan pembatasan ketat terhadap bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza, dan jumlah bantuan yang diizinkan sangat jauh dari memadai,” imbuh Jenca.
“Kelaparan merajalela di Gaza, terlihat jelas di wajah anak-anak dan dalam keputusasaan para orang tua yang mempertaruhkan nyawa hanya untuk mendapatkan kebutuhan paling dasar,” tandasnya. (AFP/I-3)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Ia menilai, serangan terhadap prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
TNI dan PBB percepat pemulangan jenazah Praka Rico Pramudia yang gugur di Libanon. Simak kronologi dan proses repatriasi pahlawan perdamaian ini.
Pasukan PBB tersebut menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap keluarga dan rekan-rekan Praka Rico.
Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran selama dua minggu atas permintaan PM Pakistan Shehbaz Sharif, meski blokade Hormuz berlanjut.
Presiden Kazakhstan itu pun menyatakan keprihatinan atas meningkatnya negosiasi konflik global di luar kerangka PBB, yang menandakan marginalisasi perannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved