Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Iran mengancam akan memberikan respons yang lebih keras jika Israel membalas serangan rudal Iran terhadap negara tersebut.
"Operasi telah berakhir. Jika Israel memutuskan untuk mengambil tindakan balasan, respons kami akan lebih keras," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Selasa (1/10), selama panggilan telepon dengan rekan-rekannya dari Inggris, Jerman dan Prancis, kantor berita negara IRNA melaporkan, dilansir Anadolu, Kamis (3/10).
Diplomat tinggi tersebut menekankan bahwa Iran tidak berusaha meningkatkan ketegangan dan perang, meskipun tidak takut akan hal itu. Iran menembakkan sekitar 180 rudal balistik ke Israel di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua musuh bebuyutan regional tersebut.
Baca juga : Israel Targetkan Kilang Minyak Iran sebagai Serangan Balasan
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan serangan itu merupakan respons atas pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dan komandan IRGC Abbas Nilforoshan.
Haniyeh tewas dalam serangan di Teheran pada bulan Juli, sementara Nasrallah dan Nilforoshan tewas dalam serangan udara di ibu kota Lebanon, Beirut, minggu lalu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Iran telah membuat “kesalahan besar” dengan serangan misilnya dan “akan membayarnya.”
Baca juga : Berapa Jenis Rudal yang Dimiliki Iran dan Bagaimana Strategi Israel untuk Menangkalnya?
Araghchi mengatakan serangan rudal terhadap Israel adalah “tindakan membela diri.”
"Kami melakukan pembelaan diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB, dengan hanya menargetkan lokasi militer dan keamanan yang bertanggung jawab atas genosida di Gaza dan Lebanon," katanya dalam pesan yang diunggah di akun X miliknya dengan gambar Gaza yang dilanda perang.
Pihaknya melakukan ini setelah menahan diri selama hampir dua bulan, untuk memberi ruang bagi gencatan senjata di Gaza. “Tindakan kami akan dihentikan kecuali jika rezim Israel memutuskan untuk melakukan pembalasan lebih lanjut. Dalam skenario itu, respons kami akan lebih kuat dan lebih keras.”
Baca juga : Iran Tegaskan Peringatan Kedua terhadap Israel
Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran juga memperingatkan dalam sebuah pernyataan bahwa setiap tindakan pembalasan oleh Israel akan mengakibatkan penghancuran infrastrukturnya di wilayah Palestina yang diduduki.
Ia juga mengancam para pendukung Israel dengan serangan yang kuat dan disesalkan terhadap pusat-pusat mereka di wilayah tersebut jika mereka terlibat langsung dalam tindakan Israel apa pun terhadap Iran.
Tentara Israel telah melancarkan serangan militer yang menghancurkan di Jalur Gaza sejak serangan lintas perbatasan oleh kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober lalu, menewaskan lebih dari 41.600 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 96.400 lainnya.
Konflik telah menyebar ke Lebanon, dengan tentara Israel melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap apa yang disebutnya target Hizbullah, menewaskan lebih dari 1.073 orang dan melukai lebih dari 2.950 lainnya sejak 23 September, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.
Masyarakat internasional telah memperingatkan bahwa serangan Israel di Lebanon dapat meningkatkan konflik Gaza menjadi perang regional yang lebih luas. (I-2)
Dua teknisi pesawat F-15 Israel didakwa atas spionase untuk Iran. Mereka diduga membocorkan dokumen mesin pesawat dan memantau pejabat tinggi.
Tuan Guru Bajang (TGB) menegaskan dukungan untuk Iran melawan Zionis didasari nilai kemanusiaan, hukum internasional, dan tuntunan agama Al-Quran.
Konflik bersenjata di Iran akibatkan kerusakan masif pada 56 situs warisan budaya, 30 universitas, dan 55 perpustakaan. Simak dampak terhadap identitas nasional.
Profesor Mohammad Marandi mengungkap penyebab kegagalan negosiasi Iran-AS di Islamabad, dampak blokade Selat Hormuz, dan ancaman krisis energi global.
Presiden Donald Trump mengeklaim perang AS di Iran bertujuan mencegah serangan nuklir terhadap Israel dan AS. Simak detail serangan pembom B-2 ke situs pengayaan uranium.
Arab Saudi berhasil memulihkan kapasitas penuh jalur pipa minyak Timur-Barat sebesar 7 juta barel per hari setelah serangan yang sempat mengganggu produksi.
PEMERINTAH Arab Saudi menyatakan dukungannya atas keputusan Dewan Hak Asasi Manusia PBB yang secara bulat mengadopsi resolusi terkait dampak serangan Iran
Ketegangan meningkat setelah Iran menuduh AS-Israel menyerang fasilitas gas di Isfahan dan pembangkit listrik nuklir Bushehr.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
Donald Trump menyatakan Israel akan menghentikan serangan ke ladang gas South Pars Iran. AS menegaskan tidak terlibat dan memperingatkan Iran terkait potensi eskalasi.
Uni Emirat Arab (UEA) mengalami eskalasi serangan udara dari Iran. Satu warga sipil tewas, operasional bandara Dubai terganggu, dan kilang minyak terbakar.
Otoritas Qatar perintahkan evakuasi darurat di Doha akibat serangan misil. Ketegangan meningkat setelah Iran balas serangan militer gabungan AS-Israel. Simak selengkapnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved