Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Pengeboman Israel di Gaza memakan banyak korban jiwa dan semakin langkanya barang-barang kebutuhan pokok. Tuntutan dunia internasional untuk menghentikan pertempuran di wilayah Palestina yang terkepung belum membuahkan hasil.
Sudah dua bulan berlalu sejak serangan Israel yang menewaskan lebih 17 ribu warga Gaza. Sayangnya jumlah nyawa yang hilang oleh kebiadaban Israel itu urung membuat dunia berdaya menghentikannya.
“Namun sudah hampir dua bulan sejak dimulainya kampanye Israel, tidak hanya untuk membela diri melawan Hamas dan kelompok bersenjata, tetapi juga (serangan) terhadap seluruh penduduk Gaza,” kata Juru Bicara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Christian Lindmeier.
Baca juga: Yordania: Kegagalan PBB Izinkan Israel Teruskan Genosida di Gaza
Berbicara pada Jumat (8/12) di Jenewa, Swiss, Lindmeier menuduh Israel melakukan kampanye terhadap warga sipil yang tidak bersalah perempuan, anak-anak dan laki-laki yang telah menjadi sasaran sejak dua bulan terakhir.
“Hal ini memutus jalur Gaza dari air, makanan, dan apa pun yang diperlukan (warga Gaza) untuk hidup,” katanya.
Baca juga: Diveto AS, Retno Sesalkan Gagalnya Resolusi Gencatan Senjata di Gaza
Ia mencatat bahwa kondisi jutaan orang yang terpaksa mengungsi ke wilayah yang semakin kecil dan penuh sesak di wilayah selatan. Tempat itu dulunya merupakan wilayah yang sangat padat penduduk dan disebut zona aman.
"Tetapi sekarang semakin hari semakin mengerikan," katanya.
Lindmeier mengatakan staf WHO di Gaza menggambarkan skenario mengerikan di mana anak-anak mengemis dan menangis meminta air.
“Kita berada pada tingkat di mana sebagian besar pasokan normal dan dasar tidak tersedia lagi (di Gaza),” katanya.
Juru bicara WHO itu mencatat bahwa masyarakat di Gaza menerima kurang dari dua liter air per hari, bukan tujuh liter per orang per hari yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.
“Dan itu adalah air untuk segala (keperluan), bukan hanya untuk minum. Kami juga mempunyai skenario yang menggambarkan orang-orang mulai menebang tiang telepon untuk mendapatkan sedikit kayu bakar agar tetap hangat, dan mungkin memasak jika mereka punya sesuatu,” paparnya.
Sejak gencatan senjata sementara berakhir dan Israel melanjutkan kampanye pengeboman pada 1 Desember, badan-badan kemanusiaan PBB melaporkan lebih dari 2.000 warga Palestina telah terbunuh, sehingga jumlah total kematian setidaknya mencapai 17 ribu orang.
Mereka melaporkan 70% korbannya adalah perempuan dan anak-anak, dan setidaknya 7.200 di antaranya adalah anak-anak. Mengomentari situasi di Gaza pada hari Kamis, Koordinator Bantuan PBB Martin Griffiths berkata cukup sudah dan pertempuran harus dihentikan.
“Sistem kemanusiaan berada di ambang kehancuran. Kita harus menghindari kehancuran seperti itu dengan cara apa pun,” katanya.
UNRWA, badan bantuan dan kerja PBB untuk pengungsi Palestina, memperingatkan bahwa konflik tersebut merupakan ancaman yang sangat nyata terhadap perdamaian dan keamanan internasional serta kehidupan hampir seluruh penduduk di Gaza.
Dalam surat yang dikirim pada hari Kamis kepada presiden Majelis Umum PBB, Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini mengatakan kemampuan badannya untuk terus melaksanakan mandatnya di Gaza kini menjadi sangat terbatas.
“Dengan pengeboman yang terus-menerus, aliran makanan dan pasokan kemanusiaan lainnya yang rendah dan tidak teratur ke Jalur Gaza dibandingkan dengan besarnya kebutuhan para pengungsi di tempat penampungan kami yang penuh sesak dan di luar, kemampuan UNRWA untuk membantu dan melindungi masyarakat berkurang dengan cepat,” katanya.
Lindmeier juga mengatakan bahwa konvoi WHO yang membawa makanan, air dan pasokan medis telah dihentikan memasuki Gaza lebih dari satu kali dan operasi pada Jumat (8/12), untuk membawa pasokan medis ke utara dan mengevakuasi 12 pasien ke selatan untuk perawatan medis telah ditangguhkan.
“Situasi di Gaza tidak bisa diandalkan. Sistem kesehatan sedang lemah dan wilayah selatan bisa mengalami nasib yang sama seperti wilayah utara. Gaza tidak boleh kehilangan satu rumah sakit pun atau tempat tidur rumah sakit apa pun. Pasien mengeluarkan darah di lantai. Ruang perawatan trauma (justru) menyerupai medan pertempuran,” kata Lindmeier.
(VoA/Z-10)
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Prajurit TNI Praka Rico gugur di Libanon akibat serangan Israel. Indonesia desak PBB lakukan investigasi dugaan kejahatan perang.
Sekjen PBB Antonio Guterres kutuk serangan Israel ke Libanon. Ia memperingatkan risiko besar terhadap gencatan senjata Iran-AS dan mendesak jalur diplomasi segera.
KEPALA organisasi intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Majid Khademi, dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Senin (6/4).
Kisah haru Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI UNIFIL yang gugur di Lebanon. Janji pulang bulan Mei terhenti oleh serangan Israel. Simak dedikasi sang pahlawan damai
ANGGOTA Komisi I DPR RI mengatakan serangan militer Israel yang menyebabkan gugurnya seorang prajurit TNI dalam misi perdamaian UNIFIL di Libanon harus ditanggapi serius oleh pemerintah.
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved