Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SENIMAN asal Amerika Jeff Koons berencana menerbangkan 125 patung versi miniatur yang diberi nama “Moon Phases” ke bulan dengan menggunakan pesawat luar angkasa SpaceX milik Elon Musk.
Dikutip dari AFP, Minggu, setiap patung fisik yang diterbangkan ke bulan akan dijual sebagai Non-Fungible Token(NFT) yang berfungsi seperti sertifikat kepemilikan. Patung-patung tersebut akan ditempatkan sejauh 384.400 kilometer (238.855 mil) terpisah dari pemiliknya.
Baca juga: Pasukan Ukraina Tangkis Serangan Rusia di Dekat Severodonetsk
Satu patung “Moon Phases” berukuran asli diluncurkan oleh Pace Gallery di acara pameran Art Basel di Swiss. Patung berbentuk bulan seukuran bola pantai itu masih ditampilkan di pameran tersebut yang berlangsung pada 16 hingga 19 Juni.
Nantinya, pembeli karya seni buatan Koons juga akan menerima patung seukuran aslinya dengan batu permata yang menandai lokasi patung versi miniatur di bulan. Selain itu, “Moon Phases” juga dilengkapi dengan foto lokasi di bulan di mana miniatur patung-patung itu ditempatkan.
Pace Gallery merupakan salah satu dari sedikit galeri besar yang telah merambah ke bidang NFT. Menurut Clare McAndrew, penulis laporan pasar seni untuk Art Basel, hanya enam persen galeri yang menjual NFT pada 2021.
Menurut catatan McAndrew, volume penjualan NFT yang berhubungan dengan seni melonjak menjadi 945 juta dolar AS pada Agustus 2021 namun kini telah turun menjadi 366 juta dolar AS pada Januari dan kemudian menjadi 101 juta dolar AS pada Mei.
Walau demikian, pasang surut pasar NFT tidak mengganggu pendirian Pace Gallery yang percaya bahwa NFT mewakili “metodologi baru untuk mendistribusikan seni digital”.
Selain karya Koons, pameran seni digital di Art Basel juga menghadirkan karya seniman Turki Ozgur Kar dengan medium layar LCD yang menampilkan seorang pria tengah dikelilingi oleh kerangka. Karya ini sedang dijual oleh galeri Prancis Edouard Montassut.
Vive Arts, sementara itu, menawarkan pengalaman untuk menyelami seni digital dengan bantuan kacamata augmented reality (AR). Karya seni itu menghadirkan avatar dalam bentuk 3D karya seniman Jerman Albert Oehlen.
Selain seni digital, Art Basel juga memamerkan sejumlah karya non-digital mulai dari instalasi yang dibuat seniman Prancis-China Huang Yong Ping yang menggambarkan dapur yang dipenuhi kecoak raksasa hingga serangkaian potret yang diukir di kayu yang dibuat seniman Prancis-Kamerun Barthelemy Toguo. Sementara patung laba-laba karya seniman Prancis-Amerika Louise Bourgeois telah terjual senilai 40 juta dolar AS. (Ant/OL-6)
Pameran ini kian istimewa, karena Ren Zhe mempersembahkan deretan patung yang terinspirasi dari karakter karya penulis Jin Yong.
Pemerintah tak mau pengembangan TOD Dukuh Atas malah menutupi pandangan mata menuju patung dengan tinggi 11 meter tersebut.
Bangunan atau kawasan cagar budaya pada dasarnya tak boleh dipugar atau diubah secara drastis.
Patung-patung karya Dolorosa Sinaga dan Budi Santoso menyuarakan keresahan keduanya akan tragedi-tragedi di Indonesia yang belum terselesaikan.
Pada gelaran ketiga ini, Art Jakarta Gardens menampilkan karya patung dan lukis dari 23 galeri dan 5 karya instalasi.
Upaya untuk menghidupkan kembali karya seni patung dilakukan pameran seni Art Jakarta Gardens 2024
Ilmuwan Tiongkok identifikasi dua mineral langka, magnesiochangesite-(Y) dan changesite-(Ce), dari sampel Bulan misi Chang’e-5. Simak dampaknya bagi sains.
Ilmuwan Tiongkok temukan dua mineral baru di Bulan, Magnesiochangesite-(Y) dan Changesite-(Ce), dari sampel Chang'e-5. Total mineral Bulan kini jadi 8.
Terungkap alasan ilmiah mengapa manusia hanya melihat satu sisi Bulan. Simak fenomena tidal locking dan fakta misi Artemis II terbaru.
Kenapa bulan bisa terlihat berbeda di tiap negara? Ternyata bukan berubah bentuk. Ini penjelasan ilmiah soal orientasi bulan yang sering bikin bingung.
Menurut para astronom, perbedaan ini terjadi karena faktor perspektif. Posisi pengamat di Bumi terutama perbedaan garis lintang membuat orientasi Bulan terlihat berbeda
Tampilan bulan ternyata bisa berbeda di tiap negara. Faktor lintang dan perspektif pengamat membuat bulan tampak terbalik, berputar, atau beda fase.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved